atas1

Ini Cara Sleman Perkuat Keistimewaan DIY

Minggu, 04 Agu 2019 | 18:21:13 WIB, Dilihat 133 Kali - Oleh Nila Jalasutra

SHARE


Ini Cara Sleman Perkuat Keistimewaan DIY Seniman Sleman ketika tampil pada Gelar Pesona Budaya Nusantara yang diselenggarakan oleh Kantor Badan Penghubung DIY di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta, Sabtu (3/8/2019) malam.(istimewa)

Baca Juga : Angin Kencang, Nizar Meninggal Tertimpa Dapur


KORANBERNAS.ID--Kabupaten Sleman kembali memeriahkan Gelar Pesona Budaya Nusantara yang diselenggarakan oleh Kantor Badan Penghubung DIY di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta, Sabtu (3/8/2019) malam. Dalam Gelar Pesona Budaya Nusantara 2019 tersebut, Kabupaten Sleman menampilkan Sendratari Lokapala, Tari Batik Sinom Parijotho dan Tari Kridha Jatirasa Sembada oleh 80 seniman dan pelaku budaya.

Dalam kesempatan tersebut, turut hadir Wakil Bupati Sleman, Sri Muslimatun yang didampingi oleh Kepala Dinas Kebudayaan Sleman, Aji Wulantara. Sri Muslimatun menyampaikan kebanggaan dan apresiasinya terhadap penyelenggaraan kegiatan tersebut.

“Kegiatan yang mengsung tema Sleman Berbudaya Memperkokoh Jogja Istimewa ini merupakan semangat bagi kami dalam upaya memperkuat kesitimewaan,” katanya.

Sri Muslimatun juga mengatakan bahwa kegiatan ini juga menjadi ruang kreasi bagi para penggerak seni dan pelaku budaya dalam mengekspos dan mempublikasikan ragam karya budaya Sleman di Kancah Nasional.

“Tidak kurang dari 80 seniman dan pelaku budaya yang hadir pada kesempatan ini akan memberikan sajian budaya khas sleman. Selain itu dalam kegiatan ini disajikan berbagai sajian khas Sleman seperti Kopi Merapi, Teh Turgo, Jadah-Tempe, dan Slondok,” tuturnya.

Namun demikian, menurut Sri Muslimatun apa yang disajikan dalam kegiatan ini  hanya sebagian kecil dari ragam kekayaan daerah Sleman.

Sementara Staf Ahli Guberur DIY Bidang Sosial dan Kebudayaan, Trimulyono yang juga hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan apresiasinya terhadap penyelenggaraan Gelar Pesona Budaya Nusantara 2019.

Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi momen yang strategis untuk lebih memperkenalkan seni budaya kepada masyarakat luas. Selain mengapresiasi terhadap pagelaran seni budaya, Trimulyo juga mengapresiasi terhadap pameran UMKM yang diselenggarakan bersamaan dengan kegiatan Pesona Budaya Nusantara.

“Sentra sentra ekonomi berbasis kerakyatan perlu terus menerus dikembangkan. Semangat berkarya dan berkreasi perlu terus difasilitasi,” ujarnya.

Salah satu upaya memfasilitasi yang dimaksud tersebut salah satunya melalui pameran-pameran hasil kreativitas  para pengrajin.

“Industri kerajinan sebagai bentuk perpaduan antara keterampilan tangan dengan nilai-nilai seni dan keindahan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kebudayaan indonesia,” katanya.

Gelar Pesona Nusantara 2019 ini tampak ramai. Tidak hanya tamu undangan, tetapi juga masyarakat umum turut serta menyaksikan. Bahkan tidak sedikit yang mengabadikan gelaran seni tari yang ditampilkan Kabupaten Sleman. (yve)



Minggu, 04 Agu 2019, 18:21:13 WIB Oleh : Sari Wijaya 149 View
Angin Kencang, Nizar Meninggal Tertimpa Dapur
Sabtu, 03 Agu 2019, 18:21:13 WIB Oleh : Nila Jalasutra 98 View
Literasi Bangun Integritas Penggiat
Sabtu, 03 Agu 2019, 18:21:13 WIB Oleh : Muhammad Zukhronnee Ms 177 View
Sumonar 2019, Ketika Heritage Jadi Media Kolaborasi Teknologi dan Budaya

Tuliskan Komentar