atas

Ini Cara Sleman Lindungi HKI Pelaku UMKM

Rabu, 13 Mar 2019 | 18:32:00 WIB, Dilihat 132 Kali - Oleh Nila Jalasutra

SHARE


Ini Cara Sleman Lindungi HKI Pelaku UMKM Suyono bersama Monica Damayanti pada pembukaan kegiatan Pembinaan Sertifikasi HKI di Aula Komplek Setda Sleman, Rabu (13/3/2019).(istimewa)

Baca Juga : Kampung Flory Bisa Mengulang Success Story Tebing Breksi


KORANBERNAS.ID--Untuk melindungi UMKM dari pencurian ide, Pemkab Sleman memberikan bantuan stimulan biaya sertifikasi Hak Kekayaan Intelaktual (HKI).

Hal tersebut disampaikan oleh Assisten Sekertaris Daerah Kabupaten Sleman Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Suyono, pada pembukaan kegiatan Pembinaan Sertifikasi HKI di Aula Komplek Setda Sleman, Rabu (13/3/2019).

“UMKM di Sleman mencapai 27 ribu. Diharapkan dengan program HKI ini dapat memberikan jaminan kepada UMKM,”katanya.

Adapun persyaratan pengajuan HKI bagi UMKM, cukup dengan membawa foto copy KTP yang masih berlaku, foto copy surat rokomendasi berstatus IKM dari Dinas Koperasi Kabupaten Sleman, dan e-tiket merk (berupa logo dalam softcopy atau hardcopy). Seluruh lampiran dapat dikumpulkan di Sekretariat Daerah Kabupaten Sleman, Bagian Perekonomian.

Suyono melanjutkan, melalui HKI diharapkan dapat memberikan perlindungan cipta karya dari usaha pemikiran yang menghasilkan produk atau proses yang berguna bagi masyarakat. Kemudian memberikan jaminan kepuasaan/perlindungan bagi konsumen serta meningkatkan nilai tambah dari produk yang diperdagangkan.

“HKI merupakan suatu legalitas dan perlindungan terhadap Merek, Cipta dan Desain Industri agar produk UKM dapat terlindungi di mata hukum,” kata Suyono.

Di hadapan seluruh peserta workshop yang diikuti oleh pelaku UKM, pelaku seni serta budaya yang ada di Kabupaten Sleman, Suyono juga menyampaikan bahwa workshop tersebut bertujuan memberikan pemahaman pentingnya HKI sebagai salah satu perlindungan hukum atas hasil karya. Sehingga diharapkan mampu meningkatkan pendapatan para UKM.

Selain itu, kegiatan tersebut juga dalam rangka ikut berpartisipasi mendukung penetapan Kabupaten Sleman sebagai Kawasan Berbudaya HKI oleh Kementerian Hukum dan HAM RI sejak tahun 2013.

Kepala Devisi Pelayanan Hukum dan HAM Kanwil Kemenkumham DIY Monica Damayanti menekankan pentingnya perlindungan kekayaan intelektual bagi UMKM. Untuk mencegah adanya duplikasi atas produk UMKM antara lain dengan pemberian perlindungan terhadap Merek dan Desain Industri.

Terlebih menurutnya, produk UMKM di Indonesia sudah banyak yang bernilai ekonomi tinggi dan memiliki keunikan terutama jika sudah masuk ke pasar luar negeri.

“Pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) perlu didorong untuk bisa mengurus Hak Atas Kekayaan Intelekutal (HAKI) terutama bila bisnis tersebut telah mendatangkan keuntungan,” katanya. (SM)

 



Rabu, 13 Mar 2019, 18:32:00 WIB Oleh : Sholihul Hadi 379 View
Kampung Flory Bisa Mengulang Success Story Tebing Breksi
Rabu, 13 Mar 2019, 18:32:00 WIB Oleh : Masal Gurusinga 695 View
270 Desa Mendahului Gelar Coblosan
Rabu, 13 Mar 2019, 18:32:00 WIB Oleh : Nila Jalasutra 190 View
Kampung Flory Terima CSR Rp 250 Juta

Tuliskan Komentar