atas

Ingin Masuk Kampus Muhammadiyah? Ikut Saja SBMPTMu

Selasa, 23 Apr 2019 | 00:44:20 WIB, Dilihat 431 Kali - Oleh Yvesta Putu Sastrosoendjojo

SHARE


Ingin Masuk Kampus Muhammadiyah? Ikut Saja SBMPTMu Para Majelis Diktilitbang Pimpinan Pusat Muhammadiyah dan PTMA usai menjelaskan SBMPTNMu di UMY, Senin (22/4/2019).(yvesta putu sastrosoendjojo/koranbernas.id)

Baca Juga : Dia Bisu dan Tuli Tapi Punya Cita-cita Tinggi


KORANBERNAS.ID -- Ingin masuk ke Perguruan Tinggi Muhammadiyah/Aisyiyah (PTMA) dengan banyak pilihan program studi (prodi), kini ada caranya. Majelis Pendidikan Tinggi Penelitian dan Pengembangan (Diktilitbang) Pimpinan Pusat Muhammadiyah kembali berinisiasi membuka Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Muhammadiyah/Aisyiyah (SBMPTMu) untuk siswa SMA/SMKK/MA yang ingin melanjutkan pendidikannya ke jenjang lebih tinggi di PTM seluruh Indonesia.

Program yang sudah dimulai tahun lalu ini pun menawarkan beragam pilihan. Kalau tahun lalu peserta SBMPTNMu hanya bisa memilih 12 PTMA untuk Prodi Pendidikan Dokter saja, maka tahun ini disediakan lebih dari 881 prodi di 76 PTMA.

"Tahun lalu baru ujicoba dengan waktu yang singkat untuk sbmptnmu ini sehingga baru diikuti dua belas kampus. Namun tahun ini persiapan lebih panjang sehingga lebih banyak kampus yang bisa ikut," ungkap Prof Lincolin Arsyad MSc PhD, Ketua Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Selasa (22/4/2019).

Program ini digagas, menurut Lincolin untuk menciptkan taawun atau saling membantu antar PTMA di seluruh Indonesia. Selain itu mengembangkan jaringan silaturahmi PTMA sehingga meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan.

"Efisiensi waktu juga menjadi harapan yang memang kita harapkan dengan adanya SBMPTMu. Selain itu ciri keBhinnekaan yang ada dalam diri warga Indonesia tetap terjaga, karena siswa tak hanya bisa belajar di kota kelahiran dan bisa menimba ilmu di kota lainnya untuk mengenal lebih jauh perbedaan," tandasnya.

Ketua panitia SBMPTMu sekaligus RektorUMY, Dr Ir Gunawan Budiyanto MP menjelaskan, siswa Sekolah Menengan Atas (SMA/K/MA) bisa mendaftar SBMPTNMu bila telah mengikuti Ujian Nasional (UN). Terdapat dua kelompok seleksi pada pendaftaran SBMPTMu tahun 2019 yakni kelompok I untuk Prodi Pendidikan Dokter dan Dokter Gigi, serta kelompok II untuk prodi lainnya. Tes Kemampuan Akademik (verbal, numerik, logika) dan Materi Mata Pelajaran (Biologi, Kimia, Fisika, dan Bahasa Inggris) akan diujikan pada peserta yang memilih prodi Pendidikan Dokter dan Dokter Gigi.

"Peserta mempunyai kesempatan memilih tiga program studi. Sementara untuk prodi selain Dokter hanya ada satu materi tes saja yaitu tes kemampuan Akademik (verbal, numeric, logika-red) dan mempunyai kesempatan memilih empat program studi pada PTMA yang sama atau berbeda," ungkapnya.

Proses seleksi akan menggunakan sistem Computer Based Test (CBT) dan tersebar di beberapa kota di seluruh Indonesia. Dengan demikian peserta dapat memilih lokasi pendaftaran terdekat untuk memudahkan peserta mengikuti seleksi.

Pendaftaran SBMPTMu kelompok I (Pendidikan Dokter dan Dokter Gigi) secara resmi akan dibuka pada 29 April hingga 3 Juli 2019. Sementara untuk pendaftaran kelompok II non kedokteran akan dibuka pada 29 April hingga 17 Juli 2019. Untuk keperluan pendaftaran peserta dapat mengunggah raport semester 5 (bagi lulusan 2019) atau ijazah (bagi lulusan 2018 dan sebelumnya).

"Prinsip dari diadakannya SBMPTMu ini adalah untuk memudahkan calon mahasiswa untuk memilih prodi yang diinginkan tanpa harus datang ke kota tempat perguruan tinggi Muhammadiyah. Mudah-mudah program ini akan terus berlangsung setiap tahunnya, dan semakin dikenal di kalangan masyarakat,” imbuhnya.(yve)



Senin, 22 Apr 2019, 00:44:20 WIB Oleh : Sholihul Hadi 314 View
Dia Bisu dan Tuli Tapi Punya Cita-cita Tinggi
Senin, 22 Apr 2019, 00:44:20 WIB Oleh : Surya Mega 579 View
PANDU Kirim Surat Terbuka untuk KPU dan Bawaslu
Senin, 22 Apr 2019, 00:44:20 WIB Oleh : Sari Wijaya 232 View
Bupati Ingin Raih Hasil Maksimal di USBN dan UNBK

Tuliskan Komentar