atas1

Ikon Sleman Ini Bernama Salman

Sabtu, 06 Jul 2019 | 23:21:00 WIB, Dilihat 478 Kali - Oleh Nila Jalasutra

SHARE


Ikon Sleman Ini Bernama Salman Sri Purnomo meresmikan Boneka “Salman” bertepatan Pembukaan Pameran Potensi Daerah (PPD) Kabupaten Sleman 2019, Sabtu (6/7/2019). (istimewa)

Baca Juga : Tidak Tinggal Diam, PKL Malioboro Terus Berbenah


KORANBERNAS.ID--Bupati Sleman, Sri Purnomo meresmikan Boneka “Salman” bertepatan Pembukaan Pameran Potensi Daerah (PPD) Kabupaten Sleman 2019, bertempat di Lapangan Denggung, Sabtu (6/7/2019). Bupati juga meluncurkan Aplikasi Layanan CARIAKU yang berguna untuk menelusuri produk – produk UMKM Sleman.

Boneka Salman merupakan cinderamata atau souvenir khas Sleman yang merupakan karya pemenang Lomba Sleman Creative Handicraft yang diselenggarakan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) bekerjasama dengan Dekranasda Kabupaten Sleman.

Kepala Disperindag Sleman, Tri Endah Yitnani menjelaskan Salman merupakan singkatan dari nama kedua boneka tersebut, yaitu Kang Man dan Yu Soal. Tidak hanya menjadi souvenir boneka, Karakter Boneka Salman yang menggunakan batik motif Parijoto Salak khas Sleman, nantinya akan dibuat dalam semua produk suvenir seperti baju, gantungan kunci, stiker, mug dan lainnya.

Bupati berharap dengan diluncurkannya cinderamata Boneka Salman tersebut dapat menjadi ikon baru Kabupaten Sleman.

“Dengan ikon baru Salman, diharapkan wisatawan yang datang dan membeli buah tangan Salman. Ketika orang lihat Salman ingat Sleman,” katanya.

Ia mengatakan UMKM di Sleman terus menjamur saat ini hingga mencapai 37 ribu pelaku usaha. Melalui event PPD 2019 yang bertemakan “Sleman Kreatif Menuju Smart Regency” tersebut dapat menjadi wadah para UMKM untuk mengembangkan usahanya dan menjawab tantangan era digital.

Ia pun berharap dengan beberapa pelatihan yang ada di PPD 2019 diharapakan dapat menjawab tantangan UMKM di era digital sekarang.

“Tentu di era teknologi digital ini, harapannya produk–produk UMKM mampu bersaing dan dapat dipasarkan hingga luar negeri,” katanya.

Bupati mengharapkan, transaksi di event PPD 2019 dapat melampaui realisasi transaksi event serupa tahun sebelumnya.

Acara yang diselenggarakan selama 10 hari, 6-15 Juli tersebut diikuti oleh 253 stand yang terdiri dari pameran potensi tiap Kecamatan di Kabupaten Sleman, BUMD, OPD, berbagai stand kuliner, UKM mandiri, swasta dan juga pasar malam.

Tidak hanya itu, di event tersebut juga terdapat berbagai lomba mulai dari lomba foto, tari, musik, game online Mobile Legend, dan lainnya. (SM)



Sabtu, 06 Jul 2019, 23:21:00 WIB Oleh : warjono 680 View
Tidak Tinggal Diam, PKL Malioboro Terus Berbenah
Sabtu, 06 Jul 2019, 23:21:00 WIB Oleh : Nila Jalasutra 520 View
Momentum Introspeksi dan Evaluasi IBI
Sabtu, 06 Jul 2019, 23:21:00 WIB Oleh : Sari Wijaya 611 View
Tinju Ayam dan Kontes Kambing PE Ramaikan HUT FKOR

Tuliskan Komentar