atas1

Honor GTT, PTT dan Guru PAUD di Sleman Bakal Naik

Kamis, 28 Nov 2019 | 17:26:22 WIB, Dilihat 178 Kali - Oleh Nila Jalasutra

SHARE


Honor GTT, PTT dan Guru PAUD di Sleman Bakal Naik Bupati Sleman Sri Purnomo menyerahkan piala pada pemenang lomba peringatan HUT PGRI ke-74 & Hari Guru Nasional tahun 2019, Kamis (28/11/2019), di Gedung Serbaguna Kabupaten Sleman. (istimewa)

Baca Juga : Warga Sukorini Tolak Penambangan Pasir dengan Alat Berat


KORANBERNAS.ID -- Pemkab Sleman akan menambah honor bagi Guru Tidak Tetap (GTT) dan Pegawai Tidak Tetap (PTT) Kabupaten Sleman pada tahun 2020. Kenaikan jumlah honor tersebut menyasar GTT dan PTT di seluruh sekolah, baik negeri maupun swasta dan guru PAUD.
 

Bupati Sleman, Sri Purnomo, menyebutkan jumlah honor yang akan diberikan bervariasi berdasarkan statusnya. Bagi GTT di sekolah negeri yang sebelumnya menerima honor sebesar Rp 420.000 per bulan, akan ditambah menjadi Rp 700.000 per bulan. Sedangkan honor GTT di sekolah swasta yang sebelumnya Rp 420.000 akan menjadi Rp 600.000 per bulan.

 

Bagi PTT di sekolah negeri yang sebelumnya menerima honor per bulan Rp 350.000 menjadi Rp 650.000. Sedangkan untuk PTT di sekolah swasta, dari Rp 350.000 menjadi Rp 500.000. Honor guru PAUD yang saat ini Rp 350.000 nantinya juga naik menjadi Rp 500.000. Kemudian K2 yang saat ini menerima Rp 1.000.000 akan menjadi Rp 1.200.000.
 

“Kalau ditotal jumlah yang harus dikeluarkan oleh APBD Kabupaten Sleman selama setahun untuk memberikan bantuan kepada guru-guru non-ASN sebesar Rp 51,39 miliar," kata Sri Purnomo pada acara resepsi HUT PGRI ke-74 & Hari Guru Nasional tahun 2019, Kamis (28/11/2019), di Gedung Serbaguna Kabupaten Sleman.
 

Menurut Sri Purnomo, kenaikan honor tersebut adalah wujud apresiasi Pemerintah Kabupaten Sleman terhadap pengabdian para tenaga pendidik dan kependidikan di Kabupaten Sleman. Tak hanya GTT dan PTT yang ada di lembaga pendidikan negeri saja, namun Sri Purnomo mengatakan Pemerintah Kabupaten Sleman juga memperhatikan kesejahteraan para guru honorer di sekolah swasta.
 

“Kami tidak tega kalau yang di sekolah negeri dipikirkan tapi yang di sekolah swasta tidak dipikirkan. Karena di beberapa kota lain, baru yang dipikirkan guru di sekolah pemerintah saja. Tapi kami di Pemerintah Kabupaten Sleman semuanya dikasih bantuan. Meski jumlahnya tidak seberapa,” ucapnya.
 

Ketua PGRI Kabupaten Sleman, Sudiyo, menyambut gembira atas kebijakan baru tersebut. Dia juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah kabupaten Sleman yang selalu meningkatakan kesejahteraan GTT dan PTT di Kabupaten Sleman setiap tahunnya. “Saya masih ingat, tiga tahun yang lalu fasilitasi untuk GTT itu masih Rp 250 ribu, kemudian ada peningkatan di setiap tahunnya,” kata Sudiyo.
 

Sudiyo juga berterima kasih dengan RS Sakina Idaman yang telah memberikan layanan pemeriksaan dan pemberian tidakan bagi anggota PGRI yang terdeteksi terjangkit Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA) dan katarak secara gratis. Menurutny, tahun ini adalah kali ketiga RS Sakina Idaman memberikan pelayanan gratis tersebut dalam rangka HUT PGRI Kabupaten Sleman. Pada kesempatan tersebut juga diberikan penghargaan bagi GTT dengan masa pengabdian terlama dan penghargaan berbagai lomba. (eru)



Kamis, 28 Nov 2019, 17:26:22 WIB Oleh : Masal Gurusinga 4030 View
Warga Sukorini Tolak Penambangan Pasir dengan Alat Berat
Kamis, 28 Nov 2019, 17:26:22 WIB Oleh : Sholihul Hadi 165 View
Kulonprogo Butuh Air Lebih Banyak untuk Bandara
Kamis, 28 Nov 2019, 17:26:22 WIB Oleh : Nanang WH 196 View
Masih Ada Sikap Resisten Pengelola Wisata di Kebumen terhadap Investor

Tuliskan Komentar