atas1

Grojogan Watu Purbo, Destinasi Wisata yang Lagi Viral

Senin, 10 Feb 2020 | 15:04:45 WIB, Dilihat 501 Kali
Penulis : Nila Jalasutra
Redaktur

SHARE


Grojogan Watu Purbo, Destinasi Wisata yang Lagi Viral Grojogan Watu Purbo memiliki keunikan dan pemandangan alam yang menarik dan aman untuk bermain air. (nila jalasutra/koranbernas.id)

Baca Juga : Produksi Durian Ngropoh Turun 60 Persen


KORANBERNAS.ID, SLEMAN -- Kabupaten Sleman ternyata memiliki lokasi destinasi wisata yang cukup banyak dan menarik untuk dikunjungi. Salah satu lokasi wisata di Sleman yang lagi viral di medsos dan mulai banyak dikunjungi wisatawan adalah Grojogan Watu Purbo.

Lokasi Grojogan Watu Purbo berada di Dusun Bangunrejo, Desa Merdikorejo, Kecamatan Tempel, Sleman. Saat ini Grojogan Watu Purbo sedang ramai jadi bahan perbincangan. Ratusan orang pun rela berbondong-bondong untuk datang ke sana.

"Sekarang ini setiap hari Sabtu dan Minggu, Grojogan Watu Purbo banyak dipenuhi pengunjung. Selain keluarga, banyak komunitas sepeda yang berkunjung ke Grojogan Watu Purbo," kata Sukirno, salah satu warga Bangunrejo yang ikut sebagai pengelola lokasi wisata alam tersebut kepada koranbernas.id, Minggu (9/2/2020).

Grojogan Watu Purbo sendiri merupakan bendungan yang memiliki struktur bertingkat enam, sehingga membentuk seperti susunan air terjun yang saling menghujam begitu indahnya. Keindahan tempat ini juga didukung oleh pemandangan alam khas pedesaan yang asri.

Dikelilingi alam hijau serta pemandangan langit yang menampakkan Gunung Merapi saat cuaca cerah, menjadikan lokasi ini makin dikenal orang. Pada lokasi ini juga terdapat batu-batuan besar yang semakin menambah nuansa keindahan alam. Airnya pun jernih, sehingga makin menambah betah wisatawan bermain air dan mandi.

Menurut Sukirno, Grojogan Watu Purbo sudah ada sejak 1975 silam. Grojogan ini adalah sebuah bendungan yang berfungsi menahan derasnya aliran Sungai Krasak ketika musim hujan.

Sekitar dua tahun lalu, lanjutnya, warga mulai aktif mengembangkan bendungan itu untuk dijadikan lokasi wisata. Hingga pada akhir tahun 2019 lalu, Grojogan Watu Purbo mulai ramai dikunjungi wisatawan dan sering dijadikan sebagai spot selfie.

Awalnya sudah ada beberapa orang yang datang ke tempat ini dan menilai lokasinya cukup bagus. Kemudian warga pun berinisiatif dan gotong royong membuat tempat ini menjadi lokasi wisata. Hingga sekarang warga terus mengembangkan lokasi wisata tersebut, termasuk membuat akses jalan masuk lebih nyaman.

Akses ke lokasi Grojogan Watu Purbo terbilang cukup mudah. Akses jalannya pun sudah sangat bagus dan dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat. Lokasinya juga sudah tersedia di aplikasi peta.

Untuk merasakan keindahan tempat ini, wisatawan hanya cukup membayar Rp 5.000. Itu sudah termasuk tiket masuk dan parkir kendaraan.

Setelah mulai dikenal, Grojogan Watu Purbo memang sering menjadi jujugan para pecinta sepeda dari Yogya dan sekitarnya. Terlebih bagi mereka yang ingin bersepeda sembari menikmati trek yang menantang dan menawarkan keindahan alam.

“Untuk pesepeda hanya dikenakan tarif Rp 2.000. Uang dari tiket masuk itu digunakan untuk pengembangan dan melengkapi sarana prasarana di komplek wisata Grojogan Watu Purbo,” kata Sukirno.

Bagi wisatawan yang ingin berkunjung ke tempat ini, disarankan membawa baju ganti. Terlebih bagi mereka yang ingin merasakan kesejukan air yang langsung turun dari kaki Gunung Merapi. Fasilitas ruang ganti berupa kamar mandi juga sudah memadai di Grojogan Watu Purbo, sehingga wisatawan tidak perlu khawatir. Meskipun demikian, apabila ingin mandi atau mencari spot selfie, pengunjung diminta berhati-hati karena batuan tempat kaki berpijak terkadang cukup licin.

Grojogan Watu Purbo memang air terjun buatan, namun lingkungan sekitarnya masih alami. Sehingga mampu memberikan kesejukan alam pedesaan, dan juga aman dikunjungi anak-anak. (eru)



Senin, 10 Feb 2020, 15:04:45 WIB Oleh : Endri Yarsana 688 View
Produksi Durian Ngropoh Turun 60 Persen
Senin, 10 Feb 2020, 15:04:45 WIB Oleh : Endri Yarsana 145 View
Dinbudpar Temanggung Gelar Konsolidasi Kepariwisataan
Senin, 10 Feb 2020, 15:04:45 WIB Oleh : Sari Wijaya 241 View
Nelayan Temukan Jenazah Mengapung

Tuliskan Komentar