atas1

GK Ladies Syukuran Bersama Anak Panti Asuhan

Senin, 27 Mei 2019 | 21:40:44 WIB, Dilihat 647 Kali - Oleh Sholihul Hadi

SHARE


GK Ladies Syukuran Bersama Anak Panti Asuhan Ketua GK Jokowi Yogyakarta, Bambang Wijaya, menyerahkan potongan tumpeng menandai acara syukuran. (sholihul hadi/koranbernas.id)

Baca Juga : Hidup Tak Sekadar Cari Uang


KORANBERNAS.ID – Organisasi relawan Galang Kemajuan (GK) Jokowi dan GK Ladies Yogyakarta, Senin (27/5/2019), mengadakan acara buka puasa bersama dan syukuran bersama anak-anak dari panti asuhan.

Bakti sosial yang berlangsung di kawasan kampung wisata Prawirotaman Yogyakarta kali ini merupakan salah satu bentuk rasa syukur atas kemenangan pasangan Jokowi dan KH Ma’ruf Amin pada pemilu presiden (pilpres) 2019.

Selain diisi tausiyah, pada acara itu dilakukan potong tumpeng oleh Ketua GK Jokowi Yogyakarta, Bambang Wijaya. Tampak hadir pula di antara tamu undangan, tokoh masyarakat DIY Ny Yani Saptohoedjojo.

“Sejak berdiri tahun lalu kami sudah banyak melakukan kegiatan ke masyarakat, antara lain pemberdayaan ekonomi dan pelatihan memasak, advokasi hukum bagi nelayan, advokasi pendidikan dan kesehatan,” ungkap Bambang kepada wartawan di sela-sela acara.

Sesi foto bersama acara syukuran GK Jokowi dan GK Ladies Yogyakarta, Senin (27/5/2019), di Prawirotaman Yogyakarta. (sholihul hadi/koranbernas.id)

Dia bersyukur jerih payah dan tanpa pamrih ini membuahkan hasil. “Kami menjadi bagian dari 85 juta lebih rakyat Indonesia yang memilih Jokowi dan Kiai Ma’ruf Amin,” kata dia.

Setelah pilpres selesai, ke depan organisasi ini tidak akan berhenti melainkan masih punya misi mengawal program pemerintah sehingga negara ini tetap kokoh berdiri berdasarkan Pancasila.

Selain itu, juga ikut berpartisipasi mencegah paham yang tak seiring dengan Pancasila.

Retno Dewayani selaku Ketua GK Ladies Yogyakarta menambahkan organisasi ini tetap akan bergerak untuk pemberdayaan ekonomi dan budaya masyarakat, terutama untuk kaum perempuan.

DI DIY, GK Ladies maupun GK Jokowi beranggotakan sekitar 300-an orang. Mereka berasal dari beragam kalangan dan profesi mulai dari guru, pengusaha, advokat, eksporter maupun pedagang kecil. (sol)



Senin, 27 Mei 2019, 21:40:44 WIB Oleh : Sari Wijaya 493 View
Hidup Tak Sekadar Cari Uang
Senin, 27 Mei 2019, 21:40:44 WIB Oleh : Sari Wijaya 700 View
Ini Putusan PN Bantul Soal Gugatan Praperadilan Polres
Minggu, 26 Mei 2019, 21:40:44 WIB Oleh : Sholihul Hadi 605 View
Para Penari Hibur Penumpang di Stasiun Tugu Yogyakarta

Tuliskan Komentar