atas1

Gizi Balita Harus Terpenuhi Utuh

Senin, 04 Feb 2019 | 23:10:58 WIB, Dilihat 643 Kali - Oleh Nila Jalasutra

SHARE


Gizi Balita Harus Terpenuhi Utuh Direktur Bina Ketahanan Balita dan Anak BKKBN Pusat Dra Evi Ratnawati mengunjungi Dusun Kentungan Desa Condongcatur Depok Sleman, Senin (4/2/2019). (istimewa)

Baca Juga : Perokok Pemula Makin Banyak, Ini Sebabnya


KORANBERNAS.ID -- Direktur Bina Ketahanan Balita dan Anak Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Pusat, Dra Evi Ratnawati, mengunjungi Bina Keluarga Balita (BKB) Asparagus, Dusun Kentungan Desa Condongcatur  Depok Sleman, Senin (4/2/2019).

Kunjungan tersebut bertujuan untuk memotivasi para kader dan keluarga BKB Asparagus Kentungan.

Evi mengatakan, program BKB berperan besar meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Hal tersebut selaras dengan visi pemerintah mewujudkan generasi emas di tahun 2045 dalam rangka menghadapi era globalisasi.

“Pembangunan di negara ini akan berhasil kalau SDM-nya berkualitas. Bukan sumber daya alam-nya,” kata Evi.

Evi mengajak seluruh peserta yang hadir untuk mempersiapkan para penerus generasi yang akan datang mulai dari sekarang.

Salah satunya dimulai dari lingkungan keluarga, khususnya yang mempunyai anak balita.

Menurutnya, balita harus mendapatkan layanan yang utuh, antara lain terpenuhi gizinya, mendapatkan pendidikan yang memadai dan pengasuhan yang baik.

“Kalau kesehatan atau gizi itu lewat Posyandu (Pos Pelayanan Terpadu), pendidikan lewat PAUD (Pendidikan Usia Dini), dan yang tak kalah pentingnya pengasuhan bagi anak lewat BKB,” jelasnya.

Sekretaris Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Sleman (P3AP2KB), Dra Tina Hastani MM, mengatakan saat ini Sleman mempunyai 214 BKB.

Sedangkan program unggulan BKB P3AP2KB Sleman di antaranya pembinaan kader dan keluarga BKB, Juknis Ramah Anak “Panudan” (Pendidikan Anak Usia Dini Ramah Anak) dan Perda tentang ketahanan keluarga.

“Hasilnya Sleman berhasil meraih peringkat Nindya sebagai Kabupaten Layak Anak. Baru ada 8 kabupaten se-Indonesia yang dapat meraih peringkat ini,” ujar Tina.

Acara tersebut diikuti oleh kader dan keluarga BKB dan anak PAUD Asparagus Kentungan. Hadir pula Camat Depok dan Kepala Desa Caturtunggal. Acara diakhiri pantauan kegiatan BKB Asparagus Kantungan. (sol)



Senin, 04 Feb 2019, 23:10:58 WIB Oleh : Nila Jalasutra 587 View
Perokok Pemula Makin Banyak, Ini Sebabnya
Senin, 04 Feb 2019, 23:10:58 WIB Oleh : Prasetiyo 785 View
Drama Seri Logat Banyumasan Siap Putar Perdana
Senin, 04 Feb 2019, 23:10:58 WIB Oleh : Nila Jalasutra 454 View
Pengidap TBC Sulit Terdeteksi

Tuliskan Komentar