atas1

Gerinda-Golkar Buka Koalisi, Suharsono-Totok Daftar

Senin, 03 Feb 2020 | 22:13:33 WIB, Dilihat 286 Kali
Penulis : Sari Wijaya
Redaktur

SHARE


Gerinda-Golkar Buka Koalisi, Suharsono-Totok Daftar  Bupati Bantul Drs H Suharsono yang juga ketua DPC Gerindra Bantul mendaftar Cabup ke kantor DPD Golkar Bantul,Senin (3/02/2020). (Sari Wijaya/koranbernas.id)

Baca Juga : Berharap Pergub Klitih dan Jam Malam Pelajar Segera Terbit


KORANBERNAS.ID,BANTUL -- Hari pertama pendaftaran Cabup dan Cawabup di kantor DPD Partai Golkar Kabupaten Bantul,Bupati H Suharsono dan tokoh masyarakat H Totok Sudarto memasukan berkas,Senin (3/02/2020). Suharsono mendaftar untuk Cabup dan Totok Sudarto mendaftar untuk posisi Cawabup.

Keduanya datang di waktu yang hampir bersamaan. Mengenakan batik dominasi warna kuning, Suharsono yang juga ketua DPC Partai Gerindra Bantul nampak didampingi Sekretaris DPC Darwinto. Sementara Totok datang didampingi oleh kalangan muda dan kelompok pensiunan guru.

"Kalau datangnya hampir bersamaan saya tidak tahu,itu kansenan (janjian,red) atau tidak,"kata tim penjaringan Partai Golkar Widodo Amd.

Keduanya datang membawa syarat pendaftaran sesuai dengan yang mereka tentukan. Selain itu, saat bertemu dengan pengurus Partai Golkar,bupati incumbent ini juga menyampaikan keinginan untuk bisa berkoalisi saat Pilkada September mendatang.

Karena syarat untuk mengajukan pasangan calon minimal 9 kursi di DPRD Bantul dan Gerindra baru memiliki 8 kursi. Artinya  Gerindra butuh koalisi dengan partai lain untuk bisa mengajukan calon. Golkar sendiri memiliki 5 kursi.

"Kami tadi berbincang,banyak kesamaan visi dan misi untuk membangun Bantul. Kemungkinan koalisi terbuka lebar antara Gerindra dengan kami,"kata Widodo. Namun tentu semua tergantung pada keputusan dalam rapat partai tersebut nantinya. Selain dua nama itu, menurut Widodo utusan Agus Santoso juga sudah mengambil formulir pendaftaran. Pun juga anggota Polres Bantul Kompol Kusila juga sudah mengambil formulir pendaftaran.

Darwinto mengatakan kalau pendaftaran  tersebut juga sebagai bentuk komunikasi politik. Selain dengan Golkar,Gerindra juga membuka komunikasi politik dengan partai lain seperti PAN, Demokrat, PKS dan Nasdem.

"Jumlah kursi kami di DPRD Bantul tidak memungkinkan untuk mengusung pasangan calon. Maka kami menjalin komunikasi politik dan juga membuka koalisi dengan partai lain,"katanya.

Sementara Totok mengatakan mendaftar untuk  posisi Cawabup. Namun dia tidak tahu dipasangkan dengan siapa. Totok mengatakan belum pernah mendaftar kemanapun dan baru mendaftar ke Partai Golkar.

"Saya mendaftar intinya ingin bekerja,kerja dan kerja untuk Bantul,"katanya.

Ketua DPD Partai Golkar Bantul, Paidi SIP, mengatakan formulir pendaftaran saat ini sudah tersedia di Kantor DPD Parta Golkar Bantul.

“Bagi masyarakat yang ingin mendaftar, formulir sudah bisa diambil. Jadwal pengembalian berkas tanggal 3-5 Februari 2020 pukul 09:00 hingga 14:00,” kata Paidi.

Sesuai Juklak

Sedangkan ketua tim penjaringan Heru Sudibyo mengatakan, dalam melaksanakan tugas,  tim selalu berpegang kepada Petunjuk Pelaksana (Juklak) yang dikeluarkan partai. Nantinya bagi yang mendaftar akan mendapat tiga jenis formulir yang disediakan oleh tim penjaringan.

Pertama, formulir yang ditujukan kepada ketua DPD Bantul yang isinya calon tersebut mendaftar sebagai bakal calon bupati atau wakil bupati. Kedua, berupa CV atau daftar riwayat hidup diantaranya berisi latar belakang pribadi pendaftar, latar belakang pendidikan, lembaga kemasyarakat yang pernah diikuti, keluarga dan keterangan lain dan ditempeli  foto 4X6. Ketiga, foto kopi KTP tanpa harus dilegalisir.

“Untuk KTP tidak harus warga Bantul, namun WNI. Sehingga dari luar Bantul juga bisa mendaftar ke Partai Golkar,” katanya. Pihaknya juga melakukan penjaringan internal partai, selain pendaftaran secara umum terbuka tersebut.

Setelah pendaftaran ditutup pada 5 Februari 2020, kemudian internal partai melakukan sosialisasikan bakal calon kepada seluruh pengurus pleno struktural Partai Golkar, mulai dari tingkat kabupaten hingga pimpinan desa. “Waktu sosialisasi 15 Februari hingga 29 Februari 2020 untuk cakupan 17 kecamatan,” katanya.

Kemudian, pada Maret minggu pertama dikonsultasikan ke provinsi dan hasilnya disampaikan ke DPP di Jakarta untuk dimintakan rekomendasi di awal April. “Kami jadwalkan pada bulan Mei sudah bisa memastikan calon, dan kami akan melakukan pemantapan terhadap calon yang direkomendasikan,” katanya. (yve)



Senin, 03 Feb 2020, 22:13:33 WIB Oleh : Rosihan Anwar 219 View
Berharap Pergub Klitih dan Jam Malam Pelajar Segera Terbit
Senin, 03 Feb 2020, 22:13:33 WIB Oleh : W Asmani 493 View
Masker Mulai Langka di Purworejo
Senin, 03 Feb 2020, 22:13:33 WIB Oleh : Nanang WH 224 View
Ini Penyebab Pencuri Motor Ditangkap Sehari Setelah Kejadian

Tuliskan Komentar