atas1

Gegara Pandemi Corona, Prambanan Jazz Festival Dijadwal Ulang
Ada Prambanan Jazz Online Mengenang Glenn Fredly

Jumat, 15 Mei 2020 | 17:14:09 WIB, Dilihat 297 Kali
Penulis : Muhammad Zukhronnee Ms
Redaktur

SHARE


Gegara Pandemi Corona, Prambanan Jazz Festival Dijadwal Ulang Penampilan mediang Glenn Fredly dalam Prambanan Jazz Festival 2019 silam. (dok. koranbernas.id)

Baca Juga : Dapur Umum di Kebumen Menjadi Contoh


KORANBERNAS.ID, YOGYAKARTA -- Festival musik berskala internasional, Prambanan Jazz Festival #6, dijadwal ulang. Festival yang konsisten memadukan mahakarya Candi Prambanan sebagai world heritage dan mahakarya musik ini, sejatinya akan dihelat pada 3, 4, dan 5 Juli 2020 di Kompleks Candi Prambanan. Namun pandemik Covid-19 yang melanda hampir seluruh negara di dunia ini, menghantam industri di tanah air, termasuk industri musik.

Covid-19 memaksa Rajawali Indonesia selaku promotor harus menjadwal ulang helatan Prambanan Jazz Festival (PJF) menjadi 30, 31 Oktober, dan 1 November 2020. Pertimbangan kesehatan dan keselamatan penonton, artis, kru serta pengisi acara yang terlibat di dalam pelaksanaan festival, menjadi proritas.

Anas Syahrul Alimi menyampaikan, PJF tetap diselenggarakan di tahun ini dan tetap akan dilaksanakan sesuai dengan protokol yang dibuat Kemenparekraf. Ia berharap pandemi telah berakhir pada tanggal baru yang ditentukan tersebut. Dengan demikian Prambanan Jazz Festival dapat dilaksanakan seperti sediakala.

"Kita lihat bahwa event merupakan cara paling efektif dan efisien sebagai trauma healing dan mengembalikan gairah ekonomi maupun semangat masyarakat usai melewati pandemi," kata Anas saat jumpa pers yang dilakukan secara daring, Kamis (14/5/2020) petang.

"Ada sedikit perubahan jadwal dari line up artis yang sudah dijadwalkan sebelumnya karena pergantian tanggal membutuhkan penyesuaian ulang. Menariknya, masih akan ada banyak yang akan ditambahkan dalam deretan line up artis Prambanan Jazz Festival #6," lanjutnya.

Sederet artis dari manca negara dan juga musisi tanah air akan kembali dihadirkan di Prambanan Jazz Festival #6 mendatang. Panggung Festival Show pada hari pertama akan menampilkan Fourtwnty, Hindia, Pamungkas, Andmesh, Nadine Amizah, Reality Club, Once Mekel, Joey Alexander, Kunto Aji, dan akan diupdate artis lainnya.

Pada hari kedua, panggung Festival Show akan diisi oleh Eva Celia, Isyana Sarasvati, Joko in Berlin, Egha De Latoya, dan akan diupdate artis lainnya.

Sementara, pada hari terakhir, pengunjung akan dihibur dengan penampilan dari Reza Artamevia, Sinten Remen (Tribute to Djaduk F), Ardhito Pramono, Janapati (Dewa Budjana dan Tohpati), Yura Yunita, dan akan diupdate artis lainnya.

Sementara untuk panggung Special Show akan diisi musisi manca negara. Salah satunya, Postmodern Jukebox (PMJ) yang akan tampil pada hari ketiga. Postmodern Jukebox adalah sebuah grup musik bergenre jazz/swing yang ditemukan oleh Scott Bradlee ini mengusung konsep unik berupa rotating musical collective.

Prambanan Jazz menjadi satu festival yang beruntung karena dapat menghadirkan mereka pertama kali ke Indonesia. Group asal Amerika Serikat yang eksis dalam platform video streaming ini mengandalkan coveran lagu-lagu modern dengan balutan aura vintage dalam beraksi. Tak diragukan lagi, kanal PMJ sudah meraih 4 juta subscriber dan sudah tayang sebanyak 1,3 milyar kali di YouTube.

Beberapa line up artis Special Show akan menjadi surprise tersendiri, seperti di hari kedua akan ada Joey Alexander, yang merupakan musisi penyabet dua grammy’s award. Juga akan tampil grup musik dreampop yang mengawali debut musiknya melalui soundcloud dan memiliki banyak fans di Indonesia yang sangat sayang untuk dilewatkan.

Guna mengobati kerinduan masyarakat terhadap Prambanan Jazz Festival yang awalnya akan diselenggarakan pada tanggal 3, 4, 5 Juli 2020, pada Sabtu, 4 Juli 2020, akan tetap diadakan Prambanan Jazz Festival dengan konsep online. Prambanan Jazz Online ini akan digelar di Candi Prambanan pada Sabtu (4/7/2020) petang secara istimewa. Acara ini gratis. Penonton bisa menyaksikan dari rumah masing-masing melalui media sosial Prambanan Jazz dan platform video streaming YouTube.

"Prambanan Jazz Online tetap dihelat di Candi Prambanan, kemudian kita akan bikin satu tema yaitu mengenang Glenn Fredly. Prambanan Jazz Online ini juga merupakan persembahan spesial bagi mediang Glenn Fredly. Glenn merupakan salah satu artis yang tak pernah absen hadir di Prambanan Jazz Festival sejak 2015 silam," pungkas Anas.

Sementara Co Founder Prambanan Jazz,Bakkar Wibowo, mengatakan penjadwalan ulang Prambanan Jazz Festival #6 akan menjadikan konsep tata panggung dan venue yang semakin matang. Seperti pada tahun-tahun sebelumnya, Prambanan Jazz Fetival #6 2020 juga akan bekerja sama dengan commission artist dan senantiasa menghadirkan sesuatu yang berbeda.

Sementara, bagi para pemegang tiket, Prambanan Jazz menginformasikan bahwa tiket berlaku untuk konser mendatang. Tentunya dengan line up artis yang lebih banyak lagi akan dihadirkan dari yang sudah direlease.

Tovic Raharja selaku Direktur Utama Rajawali Indonesia menambahkan, bagi yang belum memiliki tiket Prambanan Jazz Festival 2020, tiket PRESALE II akan dibuka kembali penjualannya melalui www.tiketapasaja.com atau secara langsung di SILOL Kopi & Eatery Jl. Suroto No. 7 Kotabaru, Yogyakarta mulai Senin, 18 Mei 2020 pada pukul 11.59 WIB.

Selain kategori tiket yang sudah direlease sebelumnya yaitu tiket Daily Pass-Festival Show dengan harga PRESALE II Rp. 250.000 dan Special Show dengan harga PRESALE II kategori VIP (duduk tak bernomor kursi) dengan harga tiket Rp. 750.000 dan Standing dengan harga Rp. 500.000 (Tiket Special Show sudah termasuk tiket Festival Show), akan ada kategori tiket baru yaitu 3 Days Pass Special Show Standing dengan harga PRESALE II Rp. 1.200.000 (sudah termasuk tiket Festival Show). (eru)



Jumat, 15 Mei 2020, 17:14:09 WIB Oleh : Nanang WH 237 View
Dapur Umum di Kebumen Menjadi Contoh
Jumat, 15 Mei 2020, 17:14:09 WIB Oleh : Sholihul Hadi 173 View
Penyandang Disabilitas Belum Tersentuh Bantuan
Jumat, 15 Mei 2020, 17:14:09 WIB Oleh : Sholihul Hadi 1784 View
Tanggap Darurat Berakhir 29 Mei, Pemda DIY Diminta Perhatikan Zona Merah

Tuliskan Komentar