atas1

Gambar Wajah-wajah Wartawan Dipamerkan di Tembi

Kamis, 03 Jan 2019 | 13:47:30 WIB, Dilihat 2250 Kali
Penulis : Arie Giyarto
Redaktur

SHARE


Gambar Wajah-wajah Wartawan Dipamerkan di Tembi Emha Ainun Najib. (istimewa)

Baca Juga : Bupati Temanggung Ingatkan Rencana Pembangunan Harus Realistis


KORANBERNAS.ID -- Ruang pamer Tembi Rumah Budaya yang biasanya diisi seni rupa media kanvas kali ini ditampilkan drawing karya Vincensius Dwimawan atau lebih dikenal dengan julukan Si Us.

Melalui drawing menggunakan media kertas ini Si Us menyajikan wajah-wajah wartawan atau yang pernah bergulat sebagai wartawan. Pada perkembangan selanjutnya mereka mempunyai jalan hidup lain tetapi kegiatan menulis tidak sepenuhnya ditinggalkan.

Pembukan pameran dilakukan Jumat (11/01/2019) pukul 18:00 di Tembi Rumah Budaya Jalan Parangtrituis Km 8,5  Tembi Timbulharjo Sewon Bantul.

Pameran dibuka  oleh Emha Ainun Najib atau Cak Nun, seorang budayawan yang semasa mudanya pernah menjadi wartawan harian Masa Kini Yogyakarta.

Pameran yang diselenggarakan Paguyuban Wartawan Sepuh Yogyakarta (PWSY) kerja sama dengan Tembi Rumah Budaya ini hanya belangsung tiga hari sampai 13 Januari 2019.

Ons Untoro selaku koordinator penyelenggara pameran mengatakan wajah-wajah wartawan dalam drawing ini, dari 100 lebih anggota PWS hanya 70 wartawan yang wajahnya digambar oleh Si Us.

Di antaranya ada Ashadi Siregar. Selain dikenal sebagai guru para wartawan, ahli Komunikasi dan novelis ini ketika muda pernah menjadi wartawan. Oka Kusumayudha yang hidupnya sepenuhnya untuk profesi wartawan.

Kemudian budayawan  Emha Ainun Najib dan Butet Kartardjasa seorang aktor, semasa mudanya pernah menjadi wartawan.

Sedangkan Imam Anshori Saleh yang sekarang berprofesi sebagai pengacara dan pernah menjadi Wakil Ketua KY, semasa mudanya pernah menjadi wartawan.

Para wartawan yang wajahnya digambar oleh Si Us bukan hanya mereka yang tinggal di Yogya tetapi kota lain seperti Albert Kuhon (Jakarta), Rismuji (Bekasi), Richad Napitupulu (Bandung).

Poster publikasi pameran pameran drawing karya Si Us. (istimewa)

“Mereka pernah berproses sebagai wartawan di Yogya kemudian pindah Jakarta dan kota lain serta terus menjadi wartawan di sana. Hanya Richad yang berbeda. Dia meneruskan cita-citanya menjadi engineer, di antaranya menangani tol Trans Jawa,” kata Ons Untoro.

Dari anggota PWS yang wajahnya bisa dinikmati dalam karya drawing, memang kebanyakan tinggal di Yogya. Sebagian besar sudah pensiun sebagai wartawan tetapi kegiatan menulis tidak berhenti.

Sebagian lain masih aktif sebagai wartawan, tidak hanya dari media cetak tetapi ada yang dari media audio visual  seperti TVRI Jogja, Jogja JV dan RRI Yogyakarta.

Si Us sebenarnya tidak hanya menggambar khusus para wartawan tetapi juga menggambar seniman. Periode pertama drawing yang dipamerkan khusus untuk wartawan tergabung dalam PWS. Periode berikutnya wajah-wajah seniman yang jumlahnya lebih dari 100 gambar.

Pada pembukaan pameran diisi pembacaan puisi oleh Tossa Santosa membawakan dua puisi karya (alm) Slamet Riyadi Sabrawi dan (alm) Budhi Wiryawan, kedua penyair ini anggota PWS. Pembaca lainnya ada Ninuk Retno Raras, Novi Indrastuti dan Umi Kulsum.

Sementara Grup musik Sepuh YoBand membawakan lagu-lagu kenangan. Musik ini dari anggota PWS, yang setiap bulan mengisi lagu-lagu kenangan sebagai selingan Seri Diskusi Kebangsaan yang sudah berlangsung sejak 2017.

Selain pameran drawing diluncurkan pula buku profil wartawan anggota PWS dengan ilustrasi drawing karya Si Us. (sol)



Rabu, 02 Jan 2019, 13:47:30 WIB Oleh : Endri Yarsana 1096 View
Bupati Temanggung Ingatkan Rencana Pembangunan Harus Realistis
Rabu, 02 Jan 2019, 13:47:30 WIB Oleh : Endri Yarsana 831 View
Kades Harus Pegang Janji Tak Korupsi
Rabu, 02 Jan 2019, 13:47:30 WIB Oleh : Sholihul Hadi 853 View
Truk Tangki Air Pernah Tergelincir di Sini

Tuliskan Komentar