atas

Dugaan Politik Uang Warnai Pilkades Sabrang Delanggu

Selasa, 12 Mar 2019 | 19:16:12 WIB, Dilihat 1342 Kali - Oleh Masal Gurusinga

SHARE


Dugaan Politik Uang Warnai Pilkades Sabrang Delanggu Kantor Kepala Desa Sabrang Kecamatan Delanggu Klaten. (masal gurusinga/koranbernas.id)

Baca Juga : Inilah Suara Hati Para Kiai Purworejo


KORANBERNAS.ID—Dugaanpraktek politik uang dalam pemilihan kepala desa (pilkades) serentak tahap pertama tahun 2019 di Kabupaten Klaten mulai menguak. Kali ini terjadi di Desa Sabrang Kecamatan Delanggu.

Ironisnya, pelaku yang disebut-sebut melakukan praktek politik uang itu yakni oknum panitia pilkades yang seharusnya besikap netral. Oknum berinisial Ds, saat ini masih menjabat sebagai perangkat desa setempat.

Dugaan praktek politik uang itu terkuak, ketika ada warga Dukuh Krapyak RT 2/RW 2 berinisial Ahm mengaku diberi amplop oleh Ds. Amplop yang diduga berisi uang itu diantar ke rumahnya oleh pelaku.

Menurut warga, antara pelaku dengan Ahm adalah tetangga bersebelahan rumah yang tinggal di satu RT dan RW.

Ery, salah seorang warga mengatakan dirinya dilapori oleh Ahm telah menerima amplop dari Ds. Laporan itu kemudian ditindaklanjuti dengan meminta klarifikasi kepada Ds.

“Waktu saya tanya, dia mengaku memberi amplop. Namun amplop itu katanya titipan kader salah satu calon,” kata Ery, Selasa (12/3/2019) pagi.

Selain memberikan amplop kepada Ahm dan sang ibu, Ery juga mencurigai Ds telah memberikan kepada orang lain dalam pertemuan di sebuah rumah makan di kawasan Delanggu.

Sayangnya berapa total amplop yang telah disebarkan tidak ada yang tahu.

Saat ini, amplop yang diduga berisi uang itu telah diamankan sebagai barang bukti oleh warga. Dan warga juga berencana membawa permasalahan itu ke ranah hukum sebagai pembelajaran.

Ds sejauh ini belum bisa dikonfirmasi terkait permasalahan tersebut. Saat dihubungi melalui telpon tidak ada tanggapan. Dan ketika ditemui di Kantor Kepala Desa Sabrang diperoleh informasi kalau seluruh panitia pilkades dan BPD sedang sedang ada rakor kesiapan TPS pada pilkades serentak Rabu (13/3/2019).

Dalam rakor yang berlangsung di Aula Kantor Kepala Desa Sabrang itu, diperoleh informasi jika Ds menyatakan mengundurkan diri sebagai panitia pilkades.

“Benar mas. Biar semuanya bisa berjalan baik dan benar. Surat pengunduran diri bermeterai telah dibuat,” kata Ketua Panitia Pilkades Sabrang, Kristiyanta saat dikonfirmasi perihal pengunduran diri Ds sebagai panitia pilkades.

Dugaan politik uang di Desa Sabrang Kecamatan Delanggu disesalkan banyak pihak. Hal ini lantaran dilakukan oleh oknum panitia pilkades dan juga perangkat Desa Sabrang.

“Panitia seharusnya netral kok malah berbuat seperti itu. Apalagi dia seorang perangkat desa yang seharusnya menjadi panutan,” terang Ketua BPD Sabrang Andrian Yusuf Ismail. (SM)



Selasa, 12 Mar 2019, 19:16:12 WIB Oleh : W Asmani 491 View
Inilah Suara Hati Para Kiai Purworejo
Senin, 11 Mar 2019, 19:16:12 WIB Oleh : Sholihul Hadi 146 View
Nikmatnya Kopi Gratis di Stasiun Tugu Yogyakarta
Senin, 11 Mar 2019, 19:16:12 WIB Oleh : Masal Gurusinga 211 View
H-2, Dana Pilkades Belum Cair

Tuliskan Komentar