atas1

Dua Menuju Tiga

Rabu, 17 Jul 2019 | 17:24:19 WIB, Dilihat 456 Kali - Oleh Putut Wiryawan

SHARE


Dua Menuju Tiga

Baca Juga : Walikota Semarang Berpeluang Maju Lawan Kotak Kosong


PARA pembaca budiman.

Hari ini, Rabu Pon, 17 Juli 2019 atau bertepatan dengan tanggal 14 Dulkaidah (Sela) 1952 Bé, atau juga kalau dalam sistem penanggalan Hijriah, bertepatan dengan 14 Zulqaidah 1440 H, Koran Bernas genap berumur 2 (dua) tahun. Tentu, ini usia yang masih sangat muda.

Bila diibaratkan perjalanan hidup manusia, usia dua tahun adalah awal seorang bocah mulai berjalan. Berjalan sendiri tanpa bantuan orang lain. Mungkin juga sudah mulai berlari, walau akan mudah terjatuh. Bagi bocah, usia dua tahun adalah umur yang masih harus banyak ditolong. Ia belum bisa makan sendiri. Ia masih harus disuapi orang tua.

Bagi perjalanan sebuah media, dua tahun adalah waktu yang cukup untuk menelaah langkah yang sudah ditempuh. Adakah langkah itu sudah berada pada peta jalan yang tepat, ataukah harus mengambil jalan lain untuk mewujudkan bakti kami untuk negeri, melalui kiprah informasi.

Dua tahun bukan waktu yang pendek bagi sebuah media untuk melakukan banyak hal. Menata diri, membangun kepercayaan pembaca, adalah sebuah upaya yang telah dan akan berkelanjutan kami lakukan seiring perjalanan waktu.

Koran Bernas yang lahir 17 Juli 2017, sejak awal memang didedikasikan menjadi media online, yang secara berkala didukung edisi cetak. Mengapa? Ada beberapa alasan.

Pertama, dunia sedang berubah drastis. Budaya kertas akan semakin ditinggalkan. Ini antara lain dalam rangka memperkuat kebijakan go green atau memelihara lingkungan hijau. Kertas koran yang berbahan baku kayu, suka atau tidak akan semakin menggerus hutan produksi bila penggunaan kertas tidak terkendali.

Kedua, revolusi digital berlangsung sangat cepat dan telah mengubah kebiasaan masyarakat menjadi sosok yang tidak pernah bisa lepas dari gadget. Informasi apapun berada dalam genggaman tangan. Generasi milenial, sang pemilik masa depan berada dalam kelompok ini.

Ketiga, sebagian kecil masyarakat pembaca masih mengharapkan ada koran yang secara fisik hadir di tangan mereka. Inilah yang menyebabkan kami secara berkala masih menghadirkan Koran Bernas versi cetak.

Tentu saja, jangkauan edar versi cetak amat sangat terbatas dibanding versi online yang nyaris tidak berbatas. Artikel yang sudah lama sekalipun, dengan mudah ditemukan melalui teknologi gadget. Jangkauan pembaca jelas lebih luas versi online yang merambah ke manca negara.

Pengalaman selama dua tahun kami berkiprah di bidang jurnalistik, ada hal-hal yang membanggakan. Bagi jurnalis, tidak ada yang lebih membahagiakan kecuali artikel yang dimuat dibaca oleh sangat banyak pembaca. Ketika salah satu feature yang dimuat www.koranbernas.id dibaca oleh lebih dari 80 ribu pembaca, menumbuhkan rasa syukur bagi kami yang mengelola Koran Bernas. Fakta itu, setidaknya membuktikan bahwa kami sudah berada di peta jalan yang tepat.

Akhirnya, menapaki tahun ketiga perjalanan ini, kami mohon doa restu dari para pembaca yang mulia. Tidak cukup hanya itu, kami juga sangat membutuhkan kritik dan saran agar setiap tulisan yang kami sajikan memenuhi harapan pembaca.

 

Yogyakarta, 17 Juli 2019

Salam hormat dari kami,

 

 

Putut Wiryawan

Pemimpin Redaksi



Rabu, 17 Jul 2019, 17:24:19 WIB Oleh : B Maharani 661 View
Walikota Semarang Berpeluang Maju Lawan Kotak Kosong
Rabu, 17 Jul 2019, 17:24:19 WIB Oleh : B Maharani 1149 View
Obor ASG Diarak dari Mrapen Hari Ini
Rabu, 17 Jul 2019, 17:24:19 WIB Oleh : Muhammad Zukhronnee Ms 432 View
Ini Dia Teknologi yang Dibutuhkan Pelaku Industri Kreatif

Tuliskan Komentar