atas1

DPRD Jateng Siapkan Raperda Antinarkoba

Jumat, 12 Jul 2019 | 02:15:33 WIB, Dilihat 329 Kali - Oleh B Maharani

SHARE


DPRD Jateng Siapkan Raperda Antinarkoba Rukma Setyabudi (tengah) dan Sukirman (ketiga kiri) saat bersama BNN Jateng membahas usulan rencana perda narkotika di ruang kerja, Gedung Berlian, Kota Semarang.(foto Humas DPRD Jateng)

Baca Juga : Rute Gerilya Jenderal Soedirman Sejauh 1.009 Kilometer


​​​​​

KORANBERNAS.ID - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Tengah (Jateng) serius menyiapkan Peraturan Daerah (Perda) Anti Narkoba, sebagai langkah tindak lanjut maraknya peredaran narkotika dan obat terlarang.

Ketua DPRD Jateng, Rukma Setyabudi menegaskan bahwa rencana Perda Anti Narkoba sebagai penguatan pada upaya perbaikan dan penindakan hukum. 

"Rencana Perda ini sangat diperlukan, supaya kedepan diharapkan mampu mewujudkan Provinsi Jateng yang benar-benar bebas narkoba," harap Rukma di ruang kerjanya, kemarin.

Dalam penyusunannya, diperlukan sinergi dari berbagai pihak terkait Itu dilakukan, agar perda benar-benar menjadi aturan yang efektif dan bisa dipertanggung jawabkan.

“Kita akan bertaruh perda untuk meminimalisir, karena narkoba betul-betul merusak bangsa; negara; dan generasi kita,” tandasnya.

Disebutkan bahwa dalam upaya penanggulangan peredaran narkoba di Provinsi Jateng, diperlukan adanya gerakan menyeluruh dari semua elemen masyarakat. Hal itu didasari dari posisi Jateng yang merupakan jalur merah peredaran narkotika sehingga perlu upaya pencegahan secara serius yang melibatkan semua pihak. 

Rukma juga menuturkan bahwa belum lama ini DPRD Jateng juga menerima audiensi dari Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNN) Jateng, hadir dalam kesempatan tersebut Kepala BNN Jateng Brigjen Pol. Muhammad Nur, dimana BNN juga meminta DPRD Jateng bisa membuat Perda tentang Narkotika untuk mencegah dan menanggulangi narkotika.

“Kami meminta dukungan DPRD Jateng untuk pemberantasan narkotika dengan membuat perda,” kata Muhammad Nur dalam audensi belum lama ini di Gedung Berlian (sebutan akrab Gedung DPRD Jateng).

Keberadaan perda narkotika itu sangat dibutuhkan sebagai bentuk dukungan legislatif sebagai wakil rakyat untuk memberantas peredaran barang haram tersebut di wilayah Jateng. 

“Sejumlah daerah seperti Bali, Kalimantan Selatan, Jawa Timur, dan Daerah Istimewa Yogyakarta telah membuat perda tentang pencegahan dan pemberantasan narkotika,” jelas Muhammad Nur, Jenderal polisi bintang satu itu.

Menurut Nur keberadaan perda tersebut juga sebagai tindak lanjut Instruksi Presiden (Inpres) No. 6/2018 tentang Rencana Aksi Nasional Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika Tahun 2018-2019. Untuk mencegah peradaran narkotika, langkah yang dilakukan  BNNP Jateng yakni dengan melakukan rehabilitas, penyuluhan, dan penindakan.

Wakil Ketua DPRD Jateng Sukirman yang hadir dalam audensi tersebut menyatakan mendukung pembuatan perda tentang narkotika. Pembuatan perda itu akan menjadi prioritas dewan.

“Ancaman narkotika di Jateng masih tinggi sehingga perlu disikapi serius dengan membuat perda,” ungkap Sukirman.(yve)

 


Rabu, 10 Jul 2019, 02:15:33 WIB Oleh : Arie Giyarto 1669 View
Rute Gerilya Jenderal Soedirman Sejauh 1.009 Kilometer
Rabu, 10 Jul 2019, 02:15:33 WIB Oleh : Masal Gurusinga 344 View
Keluarga Ini Tak Persoalkan Satpol PP Bongkar Rumahnya
Rabu, 10 Jul 2019, 02:15:33 WIB Oleh : Nila Jalasutra 292 View
Polusi Udara Jadi Darurat Global

Tuliskan Komentar