atas1

Dengan Tenang, Sales Ini Padamkan Kobaran Api

Selasa, 09 Jul 2019 | 21:03:00 WIB, Dilihat 404 Kali - Oleh warjono

SHARE


Dengan Tenang, Sales Ini Padamkan Kobaran Api Peserta pelatihan dengan waspada mencoba memadamkan api dengan cara manual. (istimewa)

Baca Juga : Jadi Tulang Punggung, Rizky Lulus Cumlaude


KORANBERNAS.ID—Pintar berjualan sudah lazimnya bagi seorang sales. Tapi di Jalan Wates Sedayu, dua orang sales tampil tenang memadamkan api berkobar. Menggunakan karung goni yang dicelup air, keduanya dengan sigap membekap api yang berkobar. Hanya sesaat, api pun lalu padam.

Inilah sepenggal uji praktik memadamkan api, yang dilakoni puluhan sales dari Danone group, di halaman Kantor Basarnas DIY di Jalan Wates, Selasa (9/7/2019). Satu persatu, para sales peserta training maju menghampiri dua tong yang penuh kobaran api.

Praktik pertama, mereka menggunakan alat pemadam kebakaran. Berhasil dengan alat modern ini, mereka kemudan diuji memadamkan api dengan cara manual menggunakan karung basah.

“Ya awalnya agak gugup juga. Kan apinya besar juga. Tapi ternyata mudah koq. Tidak susah,” kata seorang peserta.

Business Fundamental Manager Danone, Subagyo, menjelaskan, pelatihan ini melibatkan puluhan tenaga pemasar atau sales di perusahaan di bawah Danone group. Pelatihan dimaksudkan untuk membekali para karyawan pengetahuan dan keterampilan penanganan kegawatdaruratan.

“Mungkin ada pertanyaan, sales koq mikirin kegawatdaruratan. Tapi memang di grup kami, setiap karyawan harus memiliki standar dalam hal safety. Kalau di internal kami dikenal dengan 12 safety basic standart (SBS),” kata Subagyo, Selasa (9/7/2019).

Subagyo menyebut, pelatihan ini merupakan bagian dari pembekalan 12 SBS seperti dimaksud. Selain memberikan pelatihan pemadaman api, peserta juga mendapatkan materi mengenai pertolongan pertama atau first aid.

“Poin yang ingin kami capai, peserta harus mampu mendeteksi dini bahaya dari api dan cara memadamkan api. Kemudian membuat prosedur tanggap darurat dan membentuk tim tanggap darurat yang mampu memberikan pertolongan pertama dalam kasus-kasus kecelakaan atau kegawatdaruratan,” imbuhnya.

Didampingi Regional Sales Manager Danone Sriyanta, Subagyo mengatakan, dalam pelatihan first aid, peserta mendapatkan materi-materi penting dalam menangani korban kecelakaan. Mereka mendapat tips-tips dan pengetahuan praktis untuk mengenali kondisi korban, sebelum melakukan pertolongan pertama dan membawanya ke rumah sakit.

Pemahaman dan keterampilan seperti ini sangat penting, sebab kesalahan penanganan pertama ini, akan snagat berpengaruh pada penanganan korban selanjutnya.

“Misalnya saja, korban kecelakaan di jalan. Tidak boleh langsung kita angkat. Harus dicek dulu seperti apa kondisinya. Jangan sampai keliru dan malah bisa membahayakan korban,” katanya.

Dalam pelatihan ini, peserta juga dikenalkan dengan peralatan Automated External Defibrilator (AED), yakni alat kejut jantung. Pengenalan dan pelatihan cara mengoperasikan alat ini menjadi hal penting, mengingat seluruh perusahaan Danone grup sudah dilengkapi dengan perlatan tersebut.

“Kalau dulu kejut jantung kan dilakukan secara manual. Sejak 2 tahun silam, kami sudah memiliki alat ini. Jadi setiap karyawan harus mengenali dan dapat mengoperasikan alat ini dengan baik sebagai bentuk antisipasi kejadian kegawatdaruratan di lingkungan perusahaan,” lanjut Bagyo.

Sriyanta menambahkan, pelatihan yang dilakukan ini, merupakan kegiatan rutin 2 tahunan. Selain pelatihan, di internal perusahaan secara periodik juga dilakukan simulasi untuk memastikan karyawan dapat menerapkan materi pelatihan dengan baik.

“Setiap Senin dan Jumat pagi, kami juga mengadakan sharing mengenai safety. Bahkan belakangan sharing rutin yang kami lakukan juga meluas hingga ke topic kesehatan. Jadi keteramilan kegawatdaruratan kami punya dan kuasai, tapi pemgetahuan mengenai pencegahan terjadinya kegawatdaruratan juga menjadi hal penting yang harus diketahui karyawan,” kata Sriyanta menjelaskan.(SM)



Selasa, 09 Jul 2019, 21:03:00 WIB Oleh : Yvesta Putu Sastrosoendjojo 515 View
Jadi Tulang Punggung, Rizky Lulus Cumlaude
Selasa, 09 Jul 2019, 21:03:00 WIB Oleh : Yvesta Putu Sastrosoendjojo 496 View
Lepas dari Bayang Payung Teduh, Pusakata Siap Eksis
Selasa, 09 Jul 2019, 21:03:00 WIB Oleh : Sholihul Hadi 539 View
Gajah-gajah Ini Dilatih Berbaris Sambil Pegangan Ekor

Tuliskan Komentar