atas

De Stilte Ajak Anak-anak Menerbangkan Sapi

Rabu, 16 Jan 2019 | 11:24:33 WIB, Dilihat 502 Kali - Oleh Muhammad Zukhronnee Ms

SHARE


De Stilte Ajak Anak-anak Menerbangkan Sapi Beberapa seniman kelompok De Stilte dan perwakilan dari lembaga kebudayaan Belanda Erasmus Huis saat memberikan paparan tentang "Flyng Cow" kepada media di The Phoenix Hotel Yogyakarta, Selasa (15/1/2019) Siang. (muhammad zukhronnee ms/koranbernas.id)

Baca Juga : Belasan Ruas Jalan Berubah Jadi Kolam


KORANBERNAS.ID -- Tari adalah puisi teater, sebuah Tagline sebuah Surat Kabar BN De Stem (Belanda) pada 1994, menandai lahirnya kelompok tari De Stilte. Kelompok ini kemudian menjadi satu-satunya pendatang baru di bidang seni pertunjukan yang diterima oleh Kementerian Kebudayaan, Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan di negaranya Belanda pada 2009.

De Stilte merupakan kelompok tari internasional yang paling sering keluar negeri. Sejak berdiri 1994, mereka telah tumbuh menjadi produser teater remaja yang paling banyak dikunjungi di Belanda.

Sebagai kelompok tari profesional, mereka telah membangun pengalaman internasional selama lebih dari 20 tahun, juga di bidang pendidikan. Pendidikan merupakan bagian integral dari kegiatan mereka.

Erasmus Huis yang menggandeng De Stilte dalam tur kali ini adalah pusat kebudayaan Belanda di Jakarta. Tentu saja hal ini berkaitan dengan ikatan historis antara Indonesia dan Belanda dalam hal pelestarian ‘warisan budaya bersama’ di Indonesia. Di samping itu, Indonesia menjadi sumber inspirasi bagi sejumlah besar seniman muda Belanda, sehingga menghasilkan pertukaran seniman dan kelompok.

Ini adalah pertama kalinya De Stilte tampil di Indonesia. Dalam tur ini kelompok tari asal Belanda ini akan mampir ke Yogyakarta. Kelompok yang konsen pada pertunjukan untuk anak-anak ini akan membawakan karya koreografi Jack Timmerman berjudul "Sapi Terbang" dalam pertunjukan mereka di Taman Budaya Yogyakarta, Rabu (16/1/2019) pukul 19:00 wib.

"Pertunjukan 50 menit ini akan dimulai tepat waktu, karena pertunjukan dikhususkan untuk anak-anak dan keluarga," papar Aji Wartono selaku penyelenggara pada saat temu media Selasa (15/1/2019) di The Phoenix Hotel, Jalan Sudirman Yogyakarta.

Guna mengenalkan dan menambah wawasan seni interenasional untuk anak-anak DIY, penyelenggara ikut menggandeng Organisasi Angkutan Darat (ORGANDA) DIY untuk memfasilitasi sejumlah panti asuhan untuk hadir menyaksikan pertunjukan tari ini.

Ketua DPD Organda DIY V Hantoro menyatakan sangat senang bisa terlibat dalam memberikan pelayanan kepada anak-anak untuk dapat menyaksikan acara ini.

"Waktu mendengar sebuah pertunjukan kelompok seniman internasional di Taman Budaya, dalam bayangan saya wah ini pasti tiketnya mahal. eh ternyata semua gratis, selain mengedukasi anak-anak, mereka pasti sangat terhibur," akunya.

"Ini adalah pertama kali organda DIY terlibat dalam kegiatan sosial kebudayaan, dan ternyata antusias teman-teman organda sangat mengagumkan," papar Hartono.

"Sapi Terbang" ini akan bercerita tentang persahabatan dan solidaritas, tentang bermain dan pentingnya imajinasi. Pertunjukan ini tidak hanya cocok untuk anak-anak, tetapi juga untuk orang tua hingga kakek-nenek.

Kayya, salah satu seniman dari kelompok De Stilte mengaku akan banyak memainkan imajinasi penonton dalam pertunjukan mereka. "Sapi tentu tidak bisa terbang, tetapi dalam imajinasi kita, sapi tak hanya bisa terbang. bisa menjadi apa saja," paparnya.

Menurut De Stilte Pendidikan yang baik tidak hanya tentang mengembangkan keterampilan sekolah seperti bahasa dan aritmetika, tetapi juga tentang mengembangkan keterampilan yang mendasari perkembangan pribadi anak-anak.

Melalui bermain, anak-anak belajar tentang dunia mereka menggunakan hati dan jiwa. Mereka belajar bagaimana memposisikan diri dalam masyarakat yang terus berkembang.(yve)



Rabu, 16 Jan 2019, 11:24:33 WIB Oleh : Nanang WH 497 View
Belasan Ruas Jalan Berubah Jadi Kolam
Rabu, 16 Jan 2019, 11:24:33 WIB Oleh : Sholihul Hadi 393 View
ACT Turunkan Truk Tangki Air Kapasitas Besar
Rabu, 16 Jan 2019, 11:24:33 WIB Oleh : Redaktur 273 View
Tak Hanya Spesial, Porsinya juga Besar

Tuliskan Komentar