atas1

Dari Kaki Merapi, Shaggydog Rekam Album ke Tujuh

Selasa, 03 Sep 2019 | 16:15:37 WIB, Dilihat 147 Kali - Oleh Muhammad Zukhronnee Ms

SHARE


Dari Kaki Merapi, Shaggydog Rekam Album ke Tujuh Shaggydog dan tim, usai karantina album Putra Nusantara. (dokumentasi Shaggydog)

Baca Juga : Berusia 67 Tahun Terus Menanamkan Nilai Budaya


KORANBERNAS.ID--Tidak terasa album terakhir Shaggydog dirilis 3 tahun lalu tepatnya 17 Agustus 2016. Album Putra Nusantara dirilis pertama dalam format digital yang kemudian dilanjut versi fisiknya dalam bentuk CD dan piringan hitam 12 inchi.

Album ke 6 tersebut menelurkan beberapa hits single diantaranya Putra Nusantara yang menggandeng Iwa K serta Rock Da Mic dan Ambilkan Gelas. Kedua lagu terakhir berhasil menyabet penghargaan AMI Awards berturut turut tahun 2017 dan 2018.

Ambilkan Gelas sendiri sebenarnya adalah sebuah track tersembunyi yang hanya terdapat di format CD album. Beruntunglah mereka yang menyetel CD tersebut sampai selesai karena bisa mendengarkan versi awal Ambilkan Gelas. Lagu tersebut kemudian direkam ulang menjadi single tersendiri bersama duo Dangdut Hip Hop, NDX AKA.

Setelah 3 tahun terakhir berkutat dengan jadwal tour yang padat, Shaggydog kembali berencana untuk membuat album ke 7. Sama seperti proses pembuatan lagu di Putra Nusantara, para kugiran Ska ini memilih lereng gunung Merapi sebagai tempat meracik komposisi baru.

Lokasi dapur rekaman yang bagi para penduduk Jogja dianggap sakral ini, kembali mereka pilih karena terbukti membawa hoki bagi album sebelumnya. Selama 10 hari, terhitung sejak 1 September 2019, ke 6 personel Shaggydog ini akan dikarantina untuk fokus dengan proses tersebut.

Tidak tanggung-tanggung, mereka memboyong seluruh peralatan studio ke sebuah villa di Kaliurang.

Dalam siaran pers yang dikirim ke koranbernas.id, Shaggydog mengaku telah berbekal 25 stok lagu, Shaggydog berharap bisa merekam master untuk album baru ini. Album ke 7 Shaggydog yang masih belum diberi judul ini dijanjikan akan memberikan warna yang lebih menarik dari ke 6 album sebelumnya.

Kedewasaan band yang 1 Juni lalu baru merayakan umur ke 22 tentu banyak menyumbang ilmu dalam pembuatan lagu baru. Tidak banyak band yang bisa tetap solid baik internal maupun eksternal selama lebih dari 22 tahun, tentu saja itu bisa menjadi jaminan bahwa album terbaru mereka akan lebih dahsyat dari sebelumnya.(SM)



Selasa, 03 Sep 2019, 16:15:37 WIB Oleh : Muhammad Zukhronnee Ms 153 View
Berusia 67 Tahun Terus Menanamkan Nilai Budaya
Selasa, 03 Sep 2019, 16:15:37 WIB Oleh : Nanang WH 170 View
Rapat Penetapan Fraksi Gagal
Selasa, 03 Sep 2019, 16:15:37 WIB Oleh : Muhammad Zukhronnee Ms 201 View
Aksi Damai Kitorang Semua Basudara, dari Jogja Untuk Papua

Tuliskan Komentar