atas1

Christian Ditanya Kesanggupannya untuk Ikut Ujian

Senin, 22 Apr 2019 | 20:12:58 WIB, Dilihat 296 Kali - Oleh Masal Gurusinga

SHARE


Christian Ditanya Kesanggupannya untuk Ikut Ujian Christian Reinaldo Arella, siswa kelas 6 SD Kanisius Wedi yang mengikuti USBN di ruang perawatan RSD Bagas Waras Klaten, Senin (22/4/2019). (Masal Gurusinga/koranbernas.id)

Baca Juga : UNBK Terpaksa 3 Sesi Sehari


KORANBERNAS.ID--Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) Sekolah Dasar dilaksanakan serentak Senin-Rabu (22-24/4/2019). Di Kecamatan Wedi Kabupaten Klaten, seorang peserta USBN terpaksa mengikuti ujian di rumah sakit karena sakit.

Adalah Christian Reinaldo Arella, siswa kelas 6 SD Kanisius Desa Kalitengah Wedi. Dia yang sudah beberapa hari mondok di Rumah Sakit Daerah (RSD) Bagas Waras Kelurahan Buntalan Kecamatan Klaten Tengah karena sakit, harus mengerjakan soal-soal di ruang perawatan.

Dengan mengenakan seragam SD putih merah dan lengan kiri masih terpasang infus, Christian tampak mengerjakan soal-soal dengan teliti.

“Sebelum ujian, pengawas dan guru yang datang ke sana (rumah sakit) menanyakan sanggup ikut ujian apa tidak. Karena dijawab sanggup ya ujiannya di rumah sakit,” kata Koordinator Pendidikan Kecamatan Wedi, Sudibyo, Senin (22/4/2019).

Ia menambahkan di Kecamatan Wedi ada 932 peserta USBN dari 32 sekolah negeri dan swasta. Pada hari pertama untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia, hari kedua (Selasa) Matematika dan hari terakhir (Rabu) IPA.

Sementara itu di SD Negeri Majegan 3 Tulung, USBN hanya diikuti 10 peserta. Pasalnya siswa kelas 6 di sekolahan itu hanya ada 10 orang.

“Pesertanya sepuluh orang. Karena siswa kelas enam hanya sepuluh orang,” kata Kepala SD Majegan 3, Eni Budiarsih.

Siswa kelas 6 mengikuti USBN, namun kelas 1 hingga kelas 5 tetap masuk sekolah pada pagi hari. Namun siswa kelas 1 hingga kelas 5 hanya bersih-bersih sekolah.

“Setelah bersih-bersih anak didik kami pulang dan belajar di rumah. Biar yang USBN tidak terganggu,”ujar Eni.

Senada diungkapkan sejumlah siswa kelas 5 SD Majegan 3 yang ditemui usai bersih-bersih di sekolah. Kepada koranbernas.id, mereka menjelaskan datang ke sekolah pagi hari untuk kerja bakti.

Setelah kegiatan bersih-bersih selesai mereka pulang supaya tidak mengganggu kakak kelas yang ikut ujian. (SM)



Senin, 22 Apr 2019, 20:12:58 WIB Oleh : Masal Gurusinga 370 View
UNBK Terpaksa 3 Sesi Sehari
Senin, 22 Apr 2019, 20:12:58 WIB Oleh : Nila Jalasutra 3192 View
Usai Pemilu, Sejumlah Camat Digeser
Senin, 22 Apr 2019, 20:12:58 WIB Oleh : Nanang WH 405 View
POPDA SMA/SMK, Atlet Kebumen Diminta Samai Prestasi Tingkat SMP

Tuliskan Komentar