atas1

Bupati Sleman dan GKR Mangkubumi Hadiri Resepsi dengan Ribuan Tamu Undangan

Jumat, 22 Mei 2020 | 06:30:30 WIB, Dilihat 15699 Kali
Penulis : warjono
Redaktur

SHARE


Bupati Sleman dan GKR Mangkubumi Hadiri Resepsi dengan Ribuan Tamu Undangan Pengantin sedang menjalani simulasi prosesi upacara pernikahan di Grha Sarina Vid Sleman. (istimewa)

Baca Juga : BPJAMSOSTEK Siapkan Terobosan Hadapi Potensi Lonjakan PHK


KORANBERNAS.ID, SLEMAN—Di tengah pandemi Covid-19, Bupati Sleman Sri Purnomo dan GKR Mangkubumi, tetap menghadiri resepsi pernikahan yang juga mengundang ribuan tamu, Selasa (19/52020). Resepsi di Grha Sarana Vidi Jl Magelang Yogyakarta tersebut, berlangsung meriah dan banjir kegembiraan.

Meski ikut menghadiri resepsi, Bupati Sleman dan GKR Mangkubumi tidak bisa bersalaman dengan tamu undangan lain dan mempelai yang sedang berbahagia. Mereka hanya mampu menyampaikan ucapan selamat dan bertukar senyum secara virtual, melalui layar monitor berukuran besar yang dipasang di lokasi acara.

“Siapa bilang menikah di tengah pandemi tidak bisa meriah?. Dengan konsep virtual wedding, pengantin dan tamu undangan bisa bertegur sapa walaupun lewat layar gawai mesti tak bisa bertatap muka secara langsung,” kata Yury Apreto ditemui di sela persiapan simulasi virtual wedding.

Yury Apreto yang juga Sales Director GM PRO mengatakan,saat pandemi seperti sekarang, wedding organizer termasuk yang sangat merasakan dampak. Sehingga diperlukan ide dan terobosan baru, agar mereka tetap dapat menggelar pesta pernikahan, dengan tetap menjaga keamanan dan kenyamanan mempelai dan keluarganya dari risiko penularan virus.

Konsep virtual wedding ini, katanya, digagas oleh seumlah pengusaha terkait wedding organizer. Selain Grha Sarina Vidi dan GM Pro yang bergerak dalam bidang multimedia & amp, video shooting, juga terlibat Klapa WO, Dior, Kota Gedhe Jewellery, dr. Wigung Wratsangka selaku MC, Pengantin Production WO, Savitri Wedding, Awang Rebo Legi MC dan Teguh Subroto MC.

Perhelatan simulasi virtual wedding tersebut, tetap berupaya menjaga keselamatan semua orang dengan memberlakukan standar protokol Covid-19. Seperti halnya wajib menggunakan masker, penyemprotan disinfektan di venue acara, face shield, thermo gun, hand sanitizer serta peserta maksimal 20 orang.

Direktur PT. Cipta Sarina Vidi Sri Sulasmi dalam rilisnya, Rabu (20/5/2020) menambahkan, eksekusi terhadap ide dari GM PRO di Grha Sarina Vidi ini diharapkan bisa menjawab keresahan pengusaha di bidang wedding.

“Kita tidak boleh terpuruk terlalu lama dan harus segera move on. Niat kami adalah membangkitkan industri di bidang wedding & amp; Event. Mewakili seluruh vendor yang terlibat, kami berharap industri ini tidak vakum dan masih tetap bisa menjadi tumpuan hidup banyak orang,” kata Sulasmi dalam rilisnya, Kamis (21/5/2020).

Menurutnya, konsep pernikahan virtual ini, bukan tak mungkin akan menjadi alternatif konsep pernikahan yang trend an banyak diminati di masa mendatang. Terlebih, pandemi dipredisikan belum akan segera berakhir, dan perlu diwaspadai dalam tempo yang cukup lama.

“Saat ini tanggapan masyarakat masih belum 100 persen. Tapi semaksimal mungkin kami berupaya memberikan solusi kepada calon pengantin yang hendak melaksanakan niat baiknya. Jangan sampai acara pernikahan hanya dapat dilakukan di KAU tanpa digelar pesta yang tetap meriah kendati harus virtual dari jarak jauh,” lanjutnya.

 

Simulasi ini, mendapat apresiasi dari seumlah tokoh termasuk Bupati Sleman dan Alissa Wahid. Setelah menyampaikan ucapan selamat secara virtual yang dapat disaksikan dari layar monitor berukuran 3x4 meter di lokasi resepsi, Sri Purnomo menyampaikan bahwa konsep ini menjadi jalan keluar untuk para calon pengantin yang hendak melaksanakan acara resepsi pernikahan dengan aman di tengah pandemi.

Sedangkan Alissa mengaku senang dengan acara yang menurutnya out of the box dan menjadi terobosan menarik dari perhelatan resepsi pernikahan saat ini.

“Dekor dapat menyesuaikan dengan keinginan mempelai. Demikian juga seluruh rangkaian acara, memungkinkan dilakukan sebagaimana seharusnya tatacara upacara pernikahan. Yang tidak bisa dilakukan hanyalah bersalaman, lantaran tamu undangan menyapa secara virtual. Uang kasih saying juga harus dikirim lewat rekening yang tertera secara virtual. Sedangkan souvenir dan katering dikirimkan melalui kurir khusus,” lanjut Sulasmi. (*/SM)



Jumat, 22 Mei 2020, 06:30:30 WIB Oleh : warjono 116 View
BPJAMSOSTEK Siapkan Terobosan Hadapi Potensi Lonjakan PHK
Kamis, 21 Mei 2020, 06:30:30 WIB Oleh : Sholihul Hadi 230 View
Malioboro Masih Lengang, Anak-anak Muda Bagikan Menu Buka Puasa
Kamis, 21 Mei 2020, 06:30:30 WIB Oleh : Redaktur 1269 View
Kesehatanku Hari Ini

Tuliskan Komentar