atas

Bukan Hanya Hemat, Gaya Hidup Sehat Jadi Fokus Panasonic

Selasa, 09 Apr 2019 | 21:01:59 WIB, Dilihat 381 Kali - Oleh Surya Mega

SHARE


Bukan Hanya Hemat, Gaya Hidup Sehat Jadi Fokus Panasonic Yasuo Sakai, Heru Santoso, Adi Martiana, Denis Jatnika, saat pengenalan produk lemari es terbaru dari Panasonic, Selasa (9/4/2019).(istimewa)

Baca Juga : Pemilik Pohon Jenitri yang Dicuri Mengaku Rugi Rp 100 Juta


KORANBERNAS.ID—Panasonic konsisten dengan penyematan teknologi baru. Bukan sekadar hemat energi, perusahaan ini juga mulai menyematkan teknologi-teknologi terbaru yang menjawab gaya hidup sehat masyarakat.

“Kebutuhan konsumen terus berkembang. Tentu kami harus menjawab kebutuhan itu dengan terus melakukan inovasi pada produk kami,” kata Executive Director PT Panasonic Gobel Indonesia, Heru Santoso, pada acara Panasonic Media Gathering, di Yogyakarta, Selasa (9/4/2010). Gathering bertema ”Menang Bersama Panasonic” ini digelar di 10 kota besar se Indonesia selama dua hari. Selain media, Panasonic juga mengundang partner bisnis di daerah.

Dikatakan, fokus pada kualitas udara untuk kehidupan atau quality air for life, menjadi komitmen Panasonic. Ini dilatarbelakangi oleh tingginya polusi di kota-kota besar, termasuk di Indonesia.

Yasuo Sakai mendemokan penggunaan kulkas dengan teknologi Prime Fresh. (istimewa)

Melalui inovasi teknologi, Panasonic berharap dapat berkontibusi pada upaya memelihara dan menjaga kualitas lingkungan, untuk kehidupan yang lebih baik.

Strategi Panasonic ini dimulai tahun lalu. Yakni dengan memberikan nilai tambah di seluruh produk, baik lini produk premium maupun non premium.

Panasonic juga konsisten untuk menciptakan produk hero yang berada di depan produk lainnya. Sehingga Panasonic terus berada di depan untuk meningkatkan kualitas dan gaya hidup masyarakat.

“Kali ini kami juga mengenalkan produk-produk yang mengusung NanoE di produk AC, air purifier, hair dryer, beberapa produk lainnya. Teknologi ini tidak hanya memberikan rasa dingin, tapi juga menyehatkan dan hemat energi,” imbuh Heru.

Teknologi NanoE adalah teknologi pemurni udara revolusioner dengan kemampuan untuk menghilangkan bau, menghambat pertumbuhan bakteri, virus dan jamur serta dapat menghilangkan debu.

Kemampuan yang sangat efektif 10 kali lebih besar mengurangi bau tidak sedap seperti asap rokok dan sangat efektif melumpuhkan virus, bakteri, jamur yang melayang di udara (airbone) dan menempel di serat kain (adhesive) dimiliki oleh teknologi Nanoe-X. Sedangkan teknologi Nano-G sangat efektif hingga 99% untuk menghilangkan partikel meter 2,5 seperti debu sehingga menjadikan udara lebih berkualitas, segar dan bersih.

Selain itu juga ada teknologi Prime Fresh dan Econavi Inverter dalam lini produk kulkas. Dengan teknologi ini, ada banyak benefit yang akan diterima penggunanya. Di antaranya penyimapanan makanan yang tetap segar, mudah diolah dan menjaga citarasa.

“Kulkas ini juga bisa beroperasi maksimal meski voltase listrik yang naik turun,” kata Gusraman Simatupang selaku Product Marketing Commercial Air Conditioner PT Panasonic Gobel Indonesia.

Demikian juga dengan jenis produk lain seperti mesin cuci, TV serta produk kecil lain seperti alat kecantikan, dapur, dan rumah tangga.

“Dengan teknologi-teknologi terbaru yang kami sematkan pada produk kami, yakin akan mendongkrak bisnis kita jauh lebih baik,” katanya.

Product Advisor Major Domestic Appliance PT Panasonic Gobel Indonesia, Yasuo Sakai menjelaskan, teknologi prime fresh pada kulkas akan menjaga suhu kompartemen tetap segar hingga sepekan dengan sistem soft freezing.

Menariknya lagi, teknologi ini memungkinkan penyimpanan daging dan sejenisnya tetap awet dan segar dengan nutrisi yang juga terjaga, tapi tetap mudah diolah karena daging tidak mengeras atau membeku layaknya kalau disimpan di freezer.

“Ini akan memudahkan konsumen memasak. Tidak perlu menunggu lama agar daging melunak kembali setelah beku seperti di freezer,” jelasnya.

Sementara, Kepala Cabang PT Panasonic Gobel Indonesia Yogyakarta Adi Martiana mengaku optimistis dengan pangsa pasar di DIY. Inovasi dan penggunaan berbagai teknologi, diharapkan akan menjadi daya tarik bagi bagi konsumen yang sadar pentingnya menjaga lingkungan dan ingin hidup lebih sehat.

“Kami menargetkan kenaikan pangsa pasar sekitar 12-15 persen dari raihan tahun-tahun sebelumnya,” ungkap Adi. (SM)

 



Selasa, 09 Apr 2019, 21:01:59 WIB Oleh : Nanang WH 2375 View
Pemilik Pohon Jenitri yang Dicuri Mengaku Rugi Rp 100 Juta
Selasa, 09 Apr 2019, 21:01:59 WIB Oleh : Nila Jalasutra 198 View
Sleman Potensial untuk Pengembangan Usaha Kreatif
Selasa, 09 Apr 2019, 21:01:59 WIB Oleh : Sari Wijaya 306 View
Kotak Suara Jangan Sampai Digigit Hewan

Tuliskan Komentar