atas1

Borobudur Marathon Event Berkelas Dunia

Senin, 14 Okt 2019 | 10:15:21 WIB, Dilihat 209 Kali - Oleh B Maharani

SHARE


Borobudur Marathon Event Berkelas Dunia Ketua Yayasan BorMar Liem Chie An saat ikut melepas peserta pada 2018. (istimewa)

Baca Juga : Tidak Boros, Listrik Tenaga Surya Terangi Embung di Bantul


KORANBERNAS.ID – Ketua Yayasan Borobudur Marathon (BorMar), Liem Chien An, menyebut penyelenggaraan BorMart 2019 pada 17 November mendatang dengan start di Taman Lumbini Candi Borobudur Magelang Jawa Tengah merupakan event berkelas dunia.

Realitas tersebut sudah ditunjukkan dengan tata cara pendaftaran peserta yang menggunakan sistem ballot atau undian.

Sistem ini adalah prosedur pendaftaran yang digunakan dalam banyak marathon besar di seluruh dunia untuk mendapatkan kesempatan menjadi peserta (slot).

‘’Kita jangan bicara dulu soal World Marathon Majors, karena itu sudah jadi brand. Tapi kalau BorMar 2019 sudah kelas dunia, saya katakan ya. Peserta sudah mendunia dan cara pendaftaran peserta pun sudah ikut maratahon dunia yaitu ballot,’’ kata Chie An, Senin (14/10/2019).

Menurut dia,  sistem ballot membuat pendaftaran sangat fair. Tidak ada lagi peserta yang kecewa karena terlambat mendaftar atau merasa gagal mendaftar lantaran jaringan online ngadat.

Hal senada disampaikan Panitia Pelaksana Lukminto Wibowo. BorMar 2019 sudah berkelas dunia karena sudah memenuhi standar marathon dunia.

Menurut Luki, sapaan akrabnya, standar tersebut meliputi sistem pendaftaraan, race director yang bersertifikat, race yang dilalui, peserta yang internasional hingga keberadaan broadcasting.

Edukasi

Dia menjelaskan tim BorMar 2019 akan mengumpulkan seluruh komunitas runner di FX Senayan, awal November.

‘’Kami akan sosialisasikan BorMar 2019 kepada runners di Tanah Air. Bukan saja mengenalkan lomba lari ini, tapi kami mengadakan training, workshop untuk mengedukasi pelari tentang apa yang perlu dipersiapkan ketika mengikuti lomba,” tambahnya.

Tidak semua pelari paham yang harus dilakukan sebelum berlari, khususnya jarak jauh. Adanya pelari yang sesak nafas dan jatuh pingsan adalah indikasi belum pahamnya pelari tentang persiapan fisik.

‘’Kami akan mendatangkan ahlinya dalam sosialisasi BorMar itu. Ada trainer yang bisa menjelaskan tentang cara berlari yang benar,’’ tandasnya. (sol)



Minggu, 13 Okt 2019, 10:15:21 WIB Oleh : Sholihul Hadi 261 View
Tidak Boros, Listrik Tenaga Surya Terangi Embung di Bantul
Minggu, 13 Okt 2019, 10:15:21 WIB Oleh : W Asmani 258 View
Obat Adalah Racun Jangan Minum jika Tak Sakit
Sabtu, 12 Okt 2019, 10:15:21 WIB Oleh : Nanang WH 217 View
Di Tangan Polisi, Borgol Efektif untuk Bela Diri

Tuliskan Komentar