atas1

Berkat Nyamuk, Kebumen Raih Sertifikat Eliminasi Malaria

Selasa, 14 Mei 2019 | 21:48:26 WIB, Dilihat 227 Kali - Oleh Nanang WH

SHARE


Berkat Nyamuk, Kebumen Raih Sertifikat Eliminasi Malaria Wakil Bupati Kebumen Arif Sugiyanto didampingi pejabat dinas tehnis, menunjukan sertifikat Eliminasi Malaria. (istimewa)

Baca Juga : Kejadian Aneh Saat Tarawih di Masjidil Haram


KORANBERNAS.ID -- Setelah tiga tahun terakhir ini  berhasil mewujudkan Kabupaten Kebumen  bebas dari  kasus penyakit  malaria, Kementerian Kesehatan (Kemenkes), memberikan  Sertifikat  Eliminasi Malaaria. Penerimaan penghargaan tersebut diberikan oleh Kementerian Kesehatan ketika Peringatan Hari Malaria Sedunia 2019 pada Senin (13/5/2019) di Kertalangu, Denpasar. Untuk Kebumen Sertifikat Eliiminasi Malaria, diterima  Wakil Bupati Kebumen  Arif Sugiyanto.

Direktur Jenderal  Pencegahan dan Pengendalian Penyakit ( P2P) Kemenkes dr. Anung Sugihantono mengatakan, peringatan Hari Malaria Sedunia jatuh pada 25 April. Tahun ini peringatan Hari Malaria Sedunia dilaksanakan di Bali karena Bali telah mencapai eliminasi malaria. Meski demikian, Provinsi Bali tetap berjalan melakukan upaya pemeliharaan status eliminasi.

Provinsi Bali dan Provinsi lain terus menginspirasi provinsi lainnya yang belum eliminasi malaria agar terus berupaya melakukan eliminasi malaria. Dari 514 kabupaten / kota di 34 provinsi, 285 kabupaten / kota di 29 provinsi telah mencapai eliminasi malaria.

Indonesia memiliki tantangan besar untuk eliminasi malaria karena masih ada lima provinsi yang belum eliminasi malaria. Kelima provinsi itu yakni Papua, Papua Barat, Maluku, Maluku Utara, dan NTT, belum ada satupun kotanya yang eliminasi kasus malaria.

Melalui tema nasional Bebas Malaria Prestasi Bangsa, targetnya tahun 2030, Indonesia bebas malaria. Pada hari itu juga dilakukan kick off assesment tingkat regional Jawa Bali dalam penandatangan komitmen eliminasi malaria.

Pembacaan komitmen dilakukan Gubernur Bali, Wayan Koster. Selain itu juga dilakukan pembacaaan oleh Bupati Bungo Jambi dan penandatanganan komitmen bupati dan walikota penerima sertifikasi eliminasi malaria.

Tahun 2019 ada11 kabupaten terpilih dari 7 provinsi yang mendapatkan sertifikat tersebut. Sejumlah daerah ini adalah Aceh barat, Bungo Jambi, Muaro Jambi, Tanjung Jabung Timur, Tanjung Jabung Barat, Luwu Timur, Lampung Barat, Cilacap, Kebumen, Toli – toli Sulawesi Tengah.

Dari 11 kabupaten, tahun ini Kabupaten Kebumen menerima penghargaan Sertifikat Eliminasi Malaria dari Menteri Kesehatan RI, hasil kerja keras selama 3 tahun berturut turut tidak terjadi kasus malaria di Kabupaten Kebumen.

Kepala Dinas Kesehatan Kebumen dr Hj Y Rini Kristiani MKes kepada koranbernas,id, Selasa (14/6/2019) mengatakan, sebelum meraih sertifikat Eliminasi Malaria, berbagai upaya pencegahan dilakukan,

Upaya yang telah, sedang dan akan  dilakukan untuk mempertahankan status Eliminasi Malaria di  Kebumen, diantaranya menjaga dan meningkatkan komitmen dari Pemda melalui dinas terkait sesuai tugas pokok dan fungsi masing masing.

Melalui perencanaan kegiatan penganggaran dan pelaksanaan kegiatan. meningkatkan peran serta  masyarakat dengan menggerakan PSN (menguras, menutup, menimbun). Cara lain  memelihara ikan pemakan jentik, memasang perangkap nyamuk, memakai kelambu secara rutin sekali sepekan. (yve)



Selasa, 14 Mei 2019, 21:48:26 WIB Oleh : Arie Giyarto 83764 View
Kejadian Aneh Saat Tarawih di Masjidil Haram
Selasa, 14 Mei 2019, 21:48:26 WIB Oleh : Masal Gurusinga 195 View
Pemuda Jadi Lebih Asri Kini
Selasa, 14 Mei 2019, 21:48:26 WIB Oleh : Yvesta Putu Sastrosoendjojo 2719 View
Belum Lulus, 30 Persen Siswa Sekolah Ini Sudah Kerja

Tuliskan Komentar