atas1

Berkah Lebaran Dirasakan UMKM

Jumat, 07 Jun 2019 | 20:45:15 WIB, Dilihat 450 Kali - Oleh Nila Jalasutra

SHARE


Berkah Lebaran Dirasakan UMKM Ny Didik Karyadi menunjukan kain lurik produksi Pakel Arum Dusun Pakelan Deda Sumberarum Kecamatan Moyudan Sleman.(istimewa)

Baca Juga : Pusing THR Habis? Lakukan Perjalanan Menyenangkan Ini


KORANBERNAS.ID- Libur Lebaran yang saat ini tengah berlangsung tidak hanya membawa kegembiraan dan kebahagiaan bagi yang merayakan, namun juga memberi berkah tersendiri bagi para pelaku UMKM di wilayah Kabupaten Sleman.

Salah satu pelaku UMKM yang merasakan berkah lebaran adalah Sri Nurdiati, warga Dusun Malangan, Desa Sumberagung, Moyudan.

Nurdiati, ibu satu anak ini memiliki usaha rumahan berupa keripik dari sayuran dengan label fori. 

Nurdiati mengatakan sejak menjelang Lebaran pesanan atas produk buatannya tersebut mengalami lonjakan yang signifikan.

"Peningkatannya sampai 100 persen, dua kali lipat untuk Lebaran ini," kata Nurdiati di rumahnya, Jumat (7/6/2019).

Menurut Nurdiati, biasanya selama sebulan ia memproduksi keripik sebanyak 300 kg sebulan.

Keuntungan bersih yang ia peroleh pun mencapai Rp 10 juta sebulan. Namun mendekati Lebaran, karena pesanan melonjak, produksi keripiknya pun ikut naik hingga 600 kg.

Begitu juga dengan keuntungannya yang mencapai Rp 20 juta hingga Rp 25 juta.

"Keripik yang saya buat bahannya dari sayuran mulai dari wortel, terung, hingga pare. Biasanya saya distribusikan ke toko oleh-oleh," jelas Nurdiati.

Tidak hanya sektor kuliner atau makanan, berkah keuntungan tersebut juga dirasakan oleh pelaku UMKM bidang tekstil seperti produksi kain tenun tradisional.

Ketua Kelompok Tenun Pakel Arum Moyudan, Didik Karyadi mengatakan pihaknya semakin sibuk pada Lebaran ini. Pasalnya mereka harus memenuhi pesanan yang meningkat.

Menurut Didik, pemesan rata-rata berasal dari DIY sendiri.

Meskipun begitu, ia mendapatkan peningkatan keuntungan hingga 50 persen dari hari-hari biasa. Apalagi satu orang bisa memesan dalam jumlah besar.

"Paling banyak pesanannya kain sampai baju modern untuk seragam keluarga," kata Didik di rumahnya, Dusun Pakelan, Sumberarum, Moyudan.

Kain lurik produksi Pakel Arum sendiri tersedia mulai harga Rp 150 ribu hingga Rp 250 ribu per lembar. Variasi harga bergantung dari bahan kain hingga tingkat kesulitannya tenunnya.

Selain kain tenun untuk pakaian, Pakel Arum juga membuat barang kerajinan berbahan dasar kain tenun. Antara lain tas hingga berbagai bentuk aksesoris. (yve)

 


Jumat, 07 Jun 2019, 20:45:15 WIB Oleh : Yvesta Putu Sastrosoendjojo 540 View
Pusing THR Habis? Lakukan Perjalanan Menyenangkan Ini
Jumat, 07 Jun 2019, 20:45:15 WIB Oleh : Sari Wijaya 518 View
Agro Wisata Ini Bisa Jadi Pilihan Mengisi Hari Libur
Jumat, 07 Jun 2019, 20:45:15 WIB Oleh : Nila Jalasutra 317 View
Mari Eratkan Lagi Silaturrahim

Tuliskan Komentar