atas

Belajar Quran Kini Bisa Melalui Handphone

Minggu, 17 Mar 2019 | 16:22:22 WIB, Dilihat 76 Kali - Oleh Sari Wijaya

SHARE


Belajar Quran Kini Bisa Melalui Handphone Dwi Joko Purbohadi penemu Sistem Stylus Q. (istimewa)

Baca Juga : Prambanan Jazz Digelar 5-7 Juli 2019


KORANBERNAS.ID -- Kemajuan teknologi informasi (TI) harus dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk hal-hal positif.Termasuk bagi anak-anak atau pelajar yang kini sudah sangat familiar dengan  alat canggih tersebut.

Kemajuan TI kini bisa dimanfaatkan untuk belajar Al Quran melalui aplikasi yang dirancang oleh Cyber School Indonesia (CSI).

Aplikasi  pembelajaran Al-Quran berbasis android ini diluncurkan bersamaan dengan kegiatan Training of Trainer (TOT) bagi guru di jajaran sekolah Muhammadiyah hasil kerja sama CSI dengan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Bantul di Gedung Airlangga Banguntapan, Sabtu (16/3/2019) pagi hingga sore hari.

Aplikasi yang diberi nama Stylus Q ini merupakan rancangan Dwi Joko Purbohadi seorang dosen UMY (Universitas Muhammadiyah Yogyakarta).

"Ini adalah alat dengan basis Internet of Things atau IoT. Saya ingin dengan alat ini anak muda memiliki raca cinta belajar Al Quran," kata Dwi Joko usai soft launching.

Aplikasi ini tidak ada di play store atau android dan hanya bisa diunduh ke pemilik aplikasi yakni CSI.

Selanjutnya mereka yang mengunduh bisa melakukan registrasi agar bisa mengakses sistem. Stylus Q memiliki dua tipe yakni pedoman guru dan pedoman siswa.

Untuk versis siswa memungkinkan mereka belajar menulis huruf, membaca dan menerjemahkan bacaan Al Quran per kata.

ToT belajar Al Quran yang digelar CSI dan PDM Bantul di Gedung Airlangga Banguntapan, Sabtu (16/3/2019). (istimewa)

"Ketika siswa sudah mengunduh dan meregistrasi maka  maka mereka bisa mengoperasikan sistem itu, saat ada jaringan internet ataupun tidak," katanya.

Sedangkan versi guru berfungsi mengawasi siswa yang sudah menggunakan aplikasi tersebut.

"Nanti bagi siswa yang sudah mengunduh dan teregistrasi akan masuk sistem yang dimiliki gurunya. Maka apapun yang dilakukan seperti pengerjaan menulis Al Quran akan terbaca di sistem milik gurunya dan bisa melakukan respon seperti pujian kepada siswa yang bersangkutan dari sistem yang guru miliki," katanya.

Biaya sistem ini sangat murah. Dwi Joko mengistilahkan senilai uang parkir yakni Rp 2.000 sebulan.

"Sistem ini selain digunakan untuk guru dan siswa, bisa juga kalangan umum asalkan registrasi kepada kami," tambahnya.

Dwi  mengatakan perlu waktu riset tiga tahun hingga sistem Stylus Q siap digunakan. Dirinya memang ingin agar TI dimanfaatkan memudahkan kegiatan belajar di sekolah termasuk belajar Al Quran.

Wakil Ketua PDM Muhammadiyah Bantul Agus Amarullah mengaku senang dengan hadirnya sistem tersebut.

"Saya berharap aplikasi ini membawa kemajuan  bagi dunia pendidikan," katanya. (sol)



Minggu, 17 Mar 2019, 16:22:22 WIB Oleh : Muhammad Zukhronnee Ms 253 View
Prambanan Jazz Digelar 5-7 Juli 2019
Sabtu, 16 Mar 2019, 16:22:22 WIB Oleh : Sari Wijaya 6281 View
Gojo Yakin Pasangan yang Didukungnya Menang Telak
Sabtu, 16 Mar 2019, 16:22:22 WIB Oleh : Sholihul Hadi 447 View
Garbi Itu Hanya Ormas Bukan Sempalan PKS

Tuliskan Komentar