atas1

Belajar dari Pengalaman USBN Terlaksana Lancar

Senin, 22 Apr 2019 | 16:27:48 WIB, Dilihat 370 Kali - Oleh Nila Jalasutra

SHARE


Belajar dari Pengalaman USBN Terlaksana Lancar Wakil Bupati Sleman Dra Hj Sri Muslimatun MKes memantau USBN, Senin (22/4/2019). (istimewa)

Baca Juga : Ribuan Orang Berdoa untuk Keselamatan Indonesia


KORANBERNAS.ID -- Wakil Bupati Sleman Dra Hj Sri Muslimatun MKes memantau pelaksanaan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) jenjang SD/MI di SDN 1 Demak Ijo dan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) jenjang SMP/MTs di SMPN 3 Gamping, Senin (22/4/2019).

Dia didampingi Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman, Sri Wantini dan Asisten Sekda Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Suyono.

Jumlah peserta ujian jenjang SD/MI di Kabupaten Sleman pada tahun 2019 ini ada sebanyak 15.771 siswa. Untuk jenjang SMP/MTs sebanyak 15.001 siswa.

Di hari pertama pelaksanaan ujian, tak satu pun siswa berhalangan. Seluruh peserta ujian SD/MI ataupun SMP/MTs dapat mengikuti ujian dengan baik sebagaimana mestinya.

Sri Muslimatun mengapresiasi kinerja seluruh pihak terkait, sehingga ujian terlaksana lancar. Pelaksanaan ujian tahun ini relatif lebih baik.

“Saya lihat pelaksanaan ujian tahun ini lebih sempurna dari tahun-tahun sebelumnya. Ini sangat mungkin, karena kita juga belajar dari pengalaman-pengalaman,” jelasnya.

Fasilitas ujian juga disiapkan dengan baik, baik dari segi jumlah maupun kondisi dari fasilitas itu sendiri. Ini sangat penting demi kelancaran pelaksanaan ujian dan ketenangan para siswa.

“Tadi di SDN 1 Demak Ijo ada 63 siswa dibagi dalam empat ruangan. Ujian berjalan tenang dan lancar. Sedangkan di SMPN 3 Gamping ini ada 182 anak. Semua komputernya siap dipakai baik jumlahnya atau kondisi komputernya, bahkan ada komputer cadangan,” kata Sri Muslimatun.

Sri Wantini melaporkan sampai saat ini belum ada kendala yang berarti pada pelaksanaan ujian jenjang SD/MI dan SMP/MTs.

Meski begitu, dia mengakui ada beberapa MTs dan SMP yang tidak dapat melaksanakan ujian di sekolahnya, namun harus menumpang di sekolah lain.

“Karena jumlah siswanya sedikit, untuk melaksanakan ujian harus bergabung ke sekolah lain. Jadi bukan karena komputernya tidak siap, tapi seperti beberapa MTs yang jumlah siswanya sedikit itu memang harus menumpang di sekolah lain,” jelasnya.

Para siswa SMP Muhammadiyah di Prambanan juga melaksanakan ujian di SMK yang memang sangat berdekatan dengan sekolahnya. “Sampai detik ini tidak ada kendala,” kata Sri Wantini.

USBN dilaksanakan 22-24 April 2019, sedangkan UNBK dilaksanakan 22- 25 April 2019. Ada empat mata pelajaran yang diujikan yaitu Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam. (sol)



Senin, 22 Apr 2019, 16:27:48 WIB Oleh : Sari Wijaya 321 View
Ribuan Orang Berdoa untuk Keselamatan Indonesia
Senin, 22 Apr 2019, 16:27:48 WIB Oleh : Endri Yarsana 619 View
Komandan Apel hingga Ajudan Semua Perempuan
Minggu, 21 Apr 2019, 16:27:48 WIB Oleh : Sholihul Hadi 646 View
Sambut Ramadan Iwapi DIY Santuni 1.000 Anak Yatim

Tuliskan Komentar