atas1

BCA Pacu Layanan Prima Desa Wisata Binaan

Senin, 24 Jun 2019 | 21:03:38 WIB, Dilihat 524 Kali - Oleh warjono

SHARE


BCA Pacu Layanan Prima Desa Wisata Binaan Bank Central Asia Tbk mengadakan pelatihan gabungan Desa Wisata Binaan BCA yang berada di Yogyakarta dan sekitarnya. (istimewa)

Baca Juga : Ini Kondisi Empat Anak setelah Jadi Yatim Piatu


KORANBERNAS.ID-- PT Bank Central Asia Tbk mengadakan pelatihan gabungan Desa Wisata Binaan BCA yang berada di Yogyakarta dan sekitarnya. Pelatihan dalam rangka menumbuhkan inovasi demi meningkatkan standar pelayanan kepada wisatawan di desa-desa wisata tersebut.

Pelatihan dengan tema “Membangun Desa Wisata di Indonesia dengan Kualitas SDM 4.0” ini juga menjadi sarana untuk mengevaluasi berbagai kemajuan dan tantangan yang terjadi pada desa-desa wisata tersebut.

Pelatihan ini diharapkan menjamin bahwa desa-desa wisata itu terus berkontribusi terhadap kemajuan ekonomi yang berkesinambungan dan berkelanjutan.

Rapat Koordinasi dan Pelatihan Gabungan Desa Wisata Binaan BCA tersebut dibuka oleh Executive Vice President BCA Inge Setiawati, didampingi oleh Vice President CSR BCA Ira Bachtar serta Pimpinan KCU Yogyakarta Anggardini Swadari, yang berlangsung di Yogyakarta, pada Senin (24/06/2019).

Inge mengatakan, komitmen untuk terus mendampingi desa-desa wisata binaan diwujudkan salah satunya melalui kegiatan pelatihan yang ditujukan untuk penanggung jawab yang terlibat dalam pengembangan desa-desa wisata dimaksud.

Pelatihan tersebut diberikan untuk mendorong perubahan ke arah yang lebih baik, terutama terkait standar pelayanan prima kepada pengunjung.

“Sekarang eranya kompetisi terbuka bersamaan dengan bertumbuhnya destinasi-destinasi baru. Kami ingin agar pengetahuan, wawasan, keterampilan operator desa-desa wisata tersebut terus terupdate dengan perkembangan dan kebutuhan saat ini. Sehingga mereka bisa meningkatkan standar pelayanan di desa-desa wisata tersebut demi bersaing dengan destinasi-destinasi lain,” papar Inge.

Peserta yang hadir, kata Inge, dilatih berpikir kreatif dan inovatif sehingga dapat menciptakan terobosan baru di desa masing-masing. Diharapkan, kegiatan ini dapat turut membangkitkan kembali komitmen untuk memajukan kelompok sadar wisata dan potensi alam setempat.

Peserta mendapat kesempatan belajar langsung dari Tatak selaku Kepala Desa Candirejo mengenai cara mengelola desa wisata. Peserta juga diajak studi banding dengan mengunjungi salah satu desa wisata di Yogyakarta, yaitu Desa Kaki Langit.

Rangkaian acara ditutup dengan berkeliling Malioboro. Di tempat ini, para peserta kembali mendapat pengetahuan dalam membangun area wisata yang digemari wisatawan lokal maupun mancanegara.

BCA kata Inge, memiliki beberapa desa binaan. Antara lain Wirawisata Goa Pindul, Desa Wisata Pentingsari, Wisata Wayang Wukirsari, Kampung Batik Gemah Sumilir Pekalongan, Desa Wisata Pucak Tinggan Bali, Doesoen Kopi Sirap-Gunung Kelir Semarang, Desa Wisata Tamansari Banyuwangi, Bukit Peramun Belitung, Wisata Aik Rusa Berehun Belitung, Gunong Lumut Belitung, Nagari Silokek, dan Kampung Adat Sijunjung.

BCA juga membina komunitas Petani Jahe Emprit di Pemalang dan Jepara.

“Sasaran dari program desa binaan BCA adalah mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat yang berkesinambungan di pedesaan dengan menciptakan keadaan supaya masyarakat mampu bertumbuh dan mencapai kemajuan secara mandiri. Hal ini dilakukan melalui program kemitraan dengan komunitas dalam rangka pemberdayaan komunitas lokal di daerah. Dengan cara ini, sekaligus akan membuka peluang usaha dan menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat setempat dengan memanfaatkan sumber daya lokal,” tutup Inge. (SM)



Senin, 24 Jun 2019, 21:03:38 WIB Oleh : Sari Wijaya 5634 View
Ini Kondisi Empat Anak setelah Jadi Yatim Piatu
Senin, 24 Jun 2019, 21:03:38 WIB Oleh : B Maharani 371 View
Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak Masih Tinggi
Senin, 24 Jun 2019, 21:03:38 WIB Oleh : W Asmani 1051 View
Ratusan Warga Purworejo Sakit Demam Akibat Digigit Nyamuk

Tuliskan Komentar