atas1

Bawaslu Bantul Usut Suara Caleg yang Raib

Senin, 13 Mei 2019 | 22:40:05 WIB, Dilihat 483 Kali - Oleh Sari Wijaya

SHARE


Bawaslu Bantul Usut Suara Caleg yang Raib Penasihat hukum dan tim sukses Caleg Sefti Indradewi SPd menunggu proses pemeriksaan saksi di kantor Bawaslu Bantul. (sari wijaya/koranbernas.id)

Baca Juga : Layanan Humanity Food Truck Standar Hotel Bintang Lima


KORANBERNAS.ID – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Bantul mengusut kasus dugaan raibnya suara Caleg Partai Gerindra dari Daerah Pemilihan (Dapil) IV meliputi Kecamatan Pundong, Kretek, Jetis dan Bambanglipuro atas nama Sefti Indradewi SPd.

Kasus tersebut memasuki tahap pemeriksaan saksi-saksi di Kantor Bawaslu Bantul, Senin (13/5/2019).

Saksi yang diperiksa di antaranya Mujiman, Asep Irawan, Ketua PAC Gerindra Bambanglipuro Kartono, Muhammad Fajrul selaku tim sukses Sefti serta Sefti sendiri.

Selain dari tim Bawaslu, tampak hadir penyidik dari Polres Bantul dan Kejaksaan Negeri Bantul.

“Saya tadi menceritakan apa yang saya ketahui terkait kejadian di wilayah saya,” kata Kartono usai pemeriksaan.

Dirinya mengakui memang pernah meminta saksi Mujiman untuk memenangkan salah seorang caleg, namun itu sikap spontanitas yang tidak terencana.

“Saya tidak ada koordinasi dengan partai atau caleg tertentu, tetapi itu spontan. Karena saya saking loyalnya terhadap caleg saya,” katanya.

Permintaan tersebut tidak ditindaklanjuti oleh Mujiman. Karena memang situasinya tidak memungkinkan untuk memindah suara caleg Sefti ke caleg lain.

“Jadi memang tidak ada pemindahan suara. Apa yang ada di pleno tingkat PPK adalah suara riil,” katanya.

Penasihat Hukum Sefti, Radetya Andreti SH, mengatakan mereka telah mengantongi banyak bukti terkait  berpindahnya suara suara caleg ataupun suara partai ke caleg tertentu sehingga bisa meraih kursi di Dapil IV.

“Pada saatnya akan kita buka nanti bukti-bukti tersebut,” katanya.

Ketua Bawaslu Bantul Harlina SH mengatakan  pemeriksaaan itu merupakan tindak lanjut dari laporan yang masuk.

“Sekarang masih berproses dan kami berencana akan meminta keterangan dari PPK Jetis dan PPK Bambanglipuro. Kami belum bisa memberikan kesimpulan, karena pemeriksaan harus diolah dulu dan kemudian kita plenokan,” katanya.

Seperti diberitakan, perhelatan pemilu 2019 menyisakan persoalan internal Partai Gerindra Daerah Pemilihan (Dapil) IV.

Salah seorang caleg yakni Sefti Indradewi SPd yang berada di nomor urut 3  merasa ada 500-an suara miliknya raib.

Padahal berdasarkan hitungan saksi dan tim suksesnya dia berada di urutan kedua di bawah pemilik suara terbanyak Saryanto yang meraup 6.200an suara.

Sefti mendapat angka 5.400an suara dan caleg di bawahnya meraih sekitar 4.100an suara.

Saat dilakukan Pleno di tingkat kecamatan suaranya raib sekitar 500.  Suara yang berada di bawahnya justru terdongkrak naik, sementara suara miliknya menyusut banyak dari rekapan saksi dan tim sukses dirinya.

Sefti mendapat kabar dari saksi yang mengetahui ada transaksi, dalam tanda kutip, dari tim sukses caleg lain kepada saksinya. Intinya suara Sefti dikurangi untuk dipindah ke suara caleg  lain dengan janji imbalan materi.

Semua transaksional terekam berbentuk percakapan ataupun melalui  chatting dan saat ini disimpan sebagai salah satu barang bukti.

Salah satunya yang melakukan transaksi adalah Ketua PAC Gerindra Bambanglipuro, Kartono, kepada saksi partai bernama Mujiman. (sol)



Senin, 13 Mei 2019, 22:40:05 WIB Oleh : Sholihul Hadi 278 View
Layanan Humanity Food Truck Standar Hotel Bintang Lima
Senin, 13 Mei 2019, 22:40:05 WIB Oleh : Nanang WH 445 View
Bupati Kebumen Tegaskan Tak Ada Makelar Jabatan
Senin, 13 Mei 2019, 22:40:05 WIB Oleh : Arie Giyarto 356 View
Cerita Ramadan di Tanah Suci

Tuliskan Komentar