bakal-calon-bupati-diprotes-peserta-konvensiKetua DPC PDIP Purworejo, Dion Agasi Setyabudi. (w asmani/koranbernas.id)


asmani

Bakal Calon Bupati Diprotes Peserta Konvensi

SHARE

KORANBERNAS.ID, PURWOREJO -- Kemunculan nama Agustinus Susanto dan Rahmat Kabuli Jarwinto yang disebut-sebut sebagai pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati yang diusung PDIP Perjuangan Purworejo mengundang protes dari peserta konvensi calon bupati dan calon wakil bupati  yang mendaftar lewat parpol tersebut.

Protes tersebut dilontarkan pasangan Bacabup Gunawan dan Siti Maryam. Diwakili oleh Sutanto dan Turahman beserta beberapa kader PDIP, Sabtu  (20/6/2020), mereka mendatangi kantor partai pemenang pemilu itu. Tujuannya untuk menanyakan kebenaran isu yang membuat resah kalangan pendukung, simpatisan dan kader.


Baca Lainnya :

Kedatangan cawabup PDIP itu disambut Ketua Badan Pemenang Pemilu (Bapilu), Albertus Sumbogo dan Sekretaris DPC PDIP Gatot Edi Sugiarto.

Sumbogo kepada awak media mengatakan isu yang beredar terkait kemunculan nama paslon itu tidak benar. “Tidak benar. Hanya isu yang berkembang karena rekomendasi DPP belum muncul,” kata Mbogo, sapaan akrabnya.


Baca Lainnya :

Soal adanya anggapan kemunculkan nama Agustinus adalah atas usulan petahana, Gatot menyatakan tidak benar. “Kami membantah isu permainan incumbent. Kami tidak akan membicarakan hal tersebut," tegasnya.

Pihaknya sudah puasa  selama sepuluh tahun untuk kemenangan. “Kami akan militan dengan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP, tegak lurus dan percaya dengan keputusan DPP,” kata Sekretaris PDIP Purworejo ini.

Ketua DPC PDI Perjuangan Purworejo sekaligus Ketua DPRD setempat, Dion Agasi Setyabudi,  mengaku tidak tahu menahu mengenai kemunculan paslon Agustinus Susanto dan Rahmat Kabuli Jarwinto.

Melalui pesan singkat Dion mengatakan pada Sabtu (13/6/2020) Agustinus Susanto melakukan fit and propert test.

“Beberapa pengurus DPC dan ketua PAC meskipun tidak mendaftar memang pada Maret lalu diperintahkan mengikuti fit and proper test, termasuk Pak Rachmat Kabuli. Tapi rekomendasi dari DPP belum ada," jelas Dion. (sol)



SHARE

BERITA TERKAIT

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tulis Komentar disini