atas

Anak-anak SD Tanam Pohon di Pasar Bersejarah

Kamis, 17 Jan 2019 | 21:54:54 WIB, Dilihat 405 Kali - Oleh Yvesta Putu Sastrosoendjojo

SHARE


Anak-anak SD Tanam Pohon di Pasar Bersejarah Ratusan siswa belajar literasi keuangan di pasar desa Srowolan, Pakem, Sleman, Sabtu (12/1/2019). (yvesta putu sastrosoendjojo/koranbernas.id)

Baca Juga : Ibu Ternyata Sumbang Persentase Pemilih Terbesar


KORANBERNAS.ID -- Ada yang berbeda dengan pasar desa Srowolan, Pakem, Sleman siang itu. Ratusan anak berseragam batik Sekolah Dasar riuh bermain di sekitar pasar Desa yang kini sudah tidak difungsikan itu. Meski sudah bukan jam sekolah, anak-anak Sekolah Dasar ini masih saja antusias mengikuti literasi keuangan.

Kegiatan yang diselenggarakan Permata Bank, Sabtu (12/1/2019) ini sejalan dengan program “Edukasi Literasi dan Inklusi Keuangan” dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk meningkatkan akses kepada edukasi keuangan dan keuangan inklusif sejak usia dini.

Tak hanya literasi keuangan, sebagai tanggung jawab Permata Bank terhadap masyarakat luas, Bank yang sudah melayani lebih dari 2 juta nasabah ini juga memberikan bantuan sarana penunjang pendidikan berupa alat-alat olah raga, alat tulis dan laptop untuk siswa SDN Srowolan. Bantuan ini secara simbolis diterima langsung oleh Kepala Sekolah SDN Srowolan Ibu Mariyah. Selain itu juga dilakukan kegiatan penghijauan disekitar pasar dan desa Srowolan.

Darwin Wibowo Direktur Pemata Bank berharap dengan adanya bantuan ini dapat memotivasi anak-anak dan guru untuk terus melakukan aktivitas belajar mengajar.

"Dengan demikian anak-anak bisa menorehkan prestasi terbaiknya secara berkelanjutan sehingga dapat tumbuh menjadi generasi penerus bangsa yang cerdas," pungkasnya.

Permata Hati adalah program CSR Permata Bank yang berfokus pada pendidikan sejak berdiri 2010, khususnya pendidikan literasi keuangan.

Permata Hati dirancang dengan memadukan berbagai aktivitas dalam tiga pilar, yaitu : Pengembangan Sumber Daya Manusia, Perbaikan Fasilitas, dan Pemberdayaan Masyarakat.

Partisipasi aktif dari para karyawan Permata Bank sebagai Employee Volunteer (EVO) merupakan tulang punggung dan kunci keberhasilan dari semua kegiatan CSR yang dilakukan Permata Bank, dimana EVO menyisihkan waktu dan tenaganya dalam menjalankan kegiatan CSR untuk mendapatkan Poin Senyum. Setiap 15 Poin Senyum yang terakumulasi, Permata Bank akan memberikan 1 beasiswa bagi anak berprestasi yang kurang mampu selama 1 tahun ajaran.

Untuk mendukung program CSR ini, setiap karyawan PermataBank berhak mendapatkan 1 hari cuti CSR, diluar jatah cuti tahunannya.

Pemberian donasi alat -alat sekolah dan laptop bagi sekolah di Dusun Srowolan. (yvesta putu sastrosoendjojo/koranbernas.id)

Pemilihan Dusun Srowolan sebagai lokasi Company Social Respons (CSR) tentu bukan tanpa alasan. Di dusun Srowolan ini terdapat Pasar yang sudah ada sejak masa penjajahan Belanda. Pasar Srowolan merupakan saksi bisu perjuangan masyarakat melawan tentara Belanda pada saat class ke II 1948.

Ceritanya dulu pada masa perjuangan kemerdekaan, kondisi pasar ini sangat ramai. Selain sebagai pasar tradisional, juga sebagai tempat pertemuan para gerilyawan. Mereka berkomunikasi dengan sesama pejuang untuk mengatur siasat melawan Belanda sekaligus belanja keperluan logistik.

Sebagai Pasar Kesultanan. Artinya, pasar ini berada di bawah administrasi Keraton Kesultanan Ngayogyakarta. Pasar ini pernah dipugar Sri Sultan Hamengku Buwono VIII pada 1921. Nama pasar Sorowulan konon berasal dari nama seorang empu wesi yang konon pernah hidup dan menetap di dusun ini. Yaitu Empu Aji Sorowulan.

Menurut Kepala Desa Purwobinangun, Heri Suasana lokasi pasar ini memang Istimewa, lurus sesuai dengan sumbu imajiner Keraton Yogyakarta dari Laut selatan, Kandang Menjangan Krapyak, Keraton Yogyakarta, Tugu Pal Putih, Pasar Srowolan, lalu Gunung Merapi.(yve)



Kamis, 17 Jan 2019, 21:54:54 WIB Oleh : W Asmani 325 View
Ibu Ternyata Sumbang Persentase Pemilih Terbesar
Kamis, 17 Jan 2019, 21:54:54 WIB Oleh : Redaktur 404 View
Ini Cara Fungisida Cegah Jamur
Kamis, 17 Jan 2019, 21:54:54 WIB Oleh : Redaktur 298 View
Hidroponik pun Butuh Nutrisi

Tuliskan Komentar