atas

ACT DIY dan UII Berangkatkan Truk Kemanusiaan ke Banten

Senin, 31 Des 2018 | 18:49:44 WIB, Dilihat 396 Kali - Oleh Sholihul Hadi

SHARE


ACT DIY dan UII Berangkatkan Truk Kemanusiaan ke Banten Pelepasan truk kemanusiaan ACT DIY dan UII untuk pengungsi di Banten dan Lampung, Senin (31/12/2018). (istimewa)

Baca Juga : Mahar Pernikahan Budi dan Yuli Sepasang Sandal Jepit


KORANBERNAS.ID – Aksi Cepat Tanggap (ACT) DIY dan Universitas Islam Indonesia (UII) turut berikhtiar memenuhi kebutuhan pengungsi untuk para pengungsi di Banten dan Lampung.

Kali ini, kepedulian itu diwujudkan melalui pengiriman bantuan logistik truk kemanusiaan. Senin (31/12/2018) siang, sejumlah tiga unit truk berisi pangan dan logistik diberangkatkan dari Kampus Universitas Islam Indonesia (UII) Jalan Kaliurang Sleman.

Selanjutnya, truk tersebut menuju posko induk di Kecamatan Labuan Kabupaten Pandeglang Banten, dan diperkirakan tiba Selasa (01/01/2019).

“Semoga di penghujung akhir tahun 2018 ini, kita dapat memberi bantuan terbaik untuk saudara-saudara kita di pengungsian akibat tsunami yang menerjang Selat Sunda pekan lalu. Mohon doa dari seluruh masyarakat Yogyakarta, semoga pengiriman bantuan pangan dan logistik ini dapat berjalan lancar dan  segera dapat dinikmati oleh para pengungsi di Banten maupun di Lampung” ungkap Bagus Suryanto, Head of Partnership ACT DIY.

Pekan lalu, ACT juga memberangkatkan sebanyak 20 truk kemanusiaan berisi logistik dan pangan dari Humanitarian Distribution Center (HDC) di Gunung Sindur Bogor.

Wakil Rektor III UII, Rohidin, menyampaikan rasa syukurnya. “Alhamdulillah, ini sudah yang kesekian kalinya ACT bersama UII memberangkatkan bantuan kemanusiaan untuk para terdampak bencana, tidak berhenti hanya pengiriman bantuan kemanusiaan, di lokasi bencana seperti di Lombok dan Palu, UII bersama ACT juga telah membangun hunian (shelter), masjid serta sekolah untuk membantu kehidupan para pengungsi agar segera pulih,” ujarnya.

Relawan menata barang-barang di bak truk sebelum diberangkatkan ke Banten, dari Kampus UII Yogyakarta. (istimewa)

Hampir di setiap kali bencana di tanah air, UII bersama ACT DIY selalu bersama-sama memberangkatkan bantuan kemanusiaan, baik di Lombok, Palu maupun saat ini ketika Tsunami menerjang Banten dan Lampung.

Bagus Suryanto menambahkan, selain UII ada juga mitra seperti Sushi Tei, Delmora, Masjid Margotunggal, Komunitas Pelajar Peduli dan KM FEB UMY serta komunitas serta organisasi lain yang turut peduli dampak tsunami Selat Sunda.

Tsunami di Selat Sunda menyebabkan dampak luar biasa. Setidaknya per 31 Desember 2018 tercatat 430 korban meninggal dunia, sebanyak 21.991 orang mengungsi, dan 924 rumah yang rusak, serta sekitar 159 orang yang saat ini belum ditemukan.

Sebagai upaya penanggulangan bencana tersebut, ACT telah mengerahkan tim kebencanaan untuk membantu evakuasi dan perawatan medis, membangun posko dan dapur umum untuk membantu distribusi bantuan untuk para pengungsi.

Selain itu, juga mengirimkan bantuan kemanusiaan untuk memastikan kebutuhan pangan dan logistik para pengungsi tercukupi. (sol)



Senin, 31 Des 2018, 18:49:44 WIB Oleh : Nanang WH 780 View
Mahar Pernikahan Budi dan Yuli Sepasang Sandal Jepit
Senin, 31 Des 2018, 18:49:44 WIB Oleh : Nila Jalasutra 270 View
Kontrak Pengadaan Barang Dipercepat
Sabtu, 29 Des 2018, 18:49:44 WIB Oleh : Sholihul Hadi 410 View
Satu-satunya Suara Kritis Tinggal Tersisa di Kampus

Tuliskan Komentar