atas1

62 Warga Binaan Rutan Purworejo Mendapat Remisi dan Asimilasi

Minggu, 24 Mei 2020 | 20:46:04 WIB, Dilihat 301 Kali
Penulis : W Asmani
Redaktur

SHARE


62 Warga Binaan Rutan Purworejo Mendapat Remisi dan Asimilasi Warga Binaan Pemasyarakatan Kelas IIB Rutan Purworejo, saat melaksanakan shalat id. (istimewa)

Baca Juga : Penipu Ini Membayar Motor dengan Amplop Kosong


KORANBERNAS.ID, PURWOREJO -- Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Rutan kelas IIB Purworejo menggelar Shalat Id, Minggu (24/5/2020). Shalat Id di aula hingga halaman dalam Rutan ini dilakukan dengan tetap mengedepankan protokol Covid-19, antara lain tetap menjaga jarak 1 meter antar warga binaan.

Kepala Rutan Purworejo, Lukman Agung Widodo, membacakan sambutan dari Menteri Hukum dan HAM Republik Indonesia. “Saya ingin menekankan pada kalian semua warga binaan pemasyarakatan, menjalani pidana di dalam Rutan dan Lapas jangan diasumsikan sebagai suatu derita melainkan harus disikapi sebagai suatu sarana introspeksi diri,” kata Lukman.

Selain itu, Lukman juga berpesan agar WBP bisa menjalani dengan ikhlas dan berserah diri pada Yang Maha Kuasa. "Kita di sini sebagai petugas pemasyarakatan bertujuan membantu kalian agar dapat menjadi manusia yang lebih baik ke depanya, dengan catatan kalian harus ikhlas dalam menjalani dan mengikuti pembinaan di Rutan ini,” katanya.

Pada momen Lebaran ini juga diberikan Remisi Khusus Hari Raya Idul Fitri pada warga binaan. Narapidana yang mendapat Remisi Khusus Hari Raya Idul Fitri 2020 berjumlah 62 orang. Sebanyak 16 orang mendapat remisi 15 hari, 45 orang mendapat remisi 1 bulan dan 1 orang mendapat remisi 2 bulan.

Pemberian Remisi Khusus Hari Raya Idul Fitri di harapkan dapat memotivasi warga binaan untuk mencapai penyadaran diri, serta meningkatkan optimisme dalam menjalani pidana di Rutan Purworejo yang dihuni 158 WBP tersebut. Bertepatan dengan Hari Raya Idul Fitri ini Rutan Purworejo juga membebaskan 1 orang warga binaan untuk menjalani asimilasi di rumah.

Meskipun saat ini sedang dilanda bencana nasional (non alam)  yang diakibatkan oleh penyebaran Covid-19, akan tetapi program pembinaan harus terus berjalan. WBP juga tetap harus mematuhi aturan hukum dan tata tertib di Lapas/Rutan serta terus meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa. (eru)



Minggu, 24 Mei 2020, 20:46:04 WIB Oleh : Nanang WH 1718 View
Penipu Ini Membayar Motor dengan Amplop Kosong
Minggu, 24 Mei 2020, 20:46:04 WIB Oleh : Sholihul Hadi 2029 View
Rumah Sakit di DIY Kesulitan Keuangan
Minggu, 24 Mei 2020, 20:46:04 WIB Oleh : Nila Jalasutra 267 View
Warga Merasa Kurang Mantap Salat Idul Fitri di Rumah

Tuliskan Komentar