atas

2019, PGN MAS Targetkan Bisnis Non Grup 50 Persen

Minggu, 23 Des 2018 | 14:34:41 WIB, Dilihat 384 Kali - Oleh Surya Mega

SHARE


2019, PGN MAS Targetkan Bisnis Non Grup 50 Persen Appie Yudana Antono. (Surya Mega/koranbernas.id)

Baca Juga : Sssst, Ada Lho Anak yang Mau Jadi Pengantar Jenazah


KORANBERNAS.ID—Perusahaan Gas Negara Management Asset & Services (PGN MAS), di Tahun 2019 akan mulai mengembangkan bisnis dengan menggarap pasar eksternal atau pasar di luar grup PGN. Ini dilakukan untuk meningkatkan skala bisnis dari anak perusahaan PT Perusahaan Gas Negara (PGN) ini.

Sekretaris Perusahaan PGN MAS, Appie Yudana Antono mengatakan, tahun 2019 disebut tahun yang penuh tantangan. Termasuk untuk bisnis di bidang properti. Kondisi perekonomian yang masih lesu, menjadi alas an utama.

Tak luput, Menteri Keuangan Sri Mulyani juga mengingatkan para pelaku bisnis properti untuk waspada terhadap tantangan yang bakal terjadi pada tahun 2019 mendatang.

Ia menilai, kondisi ekonomi di tahun depan banyak tantangan yang perlu diperhatikan. Dinamika ekonomi global dan ekonomi dalam negeri memasuki 2019 banyak sekali warning outlook ekonomi 2019 yang perlu diwaspadai bersama.

Adapun peringatan itu menyangkut tekanan hingga ketidakpastian global yang bisa berpengaruh pada ekonomi Indonesia termasuk bisnis properti. Sektor properti katanya, sangat terpengaruh terhadap macro economic policy.

Appie menyebut, berbagai indikator ekonomi makro, tentu menjadi faktor yang diperhitungkan dalam business plan PGN MAS di 2019. Untuk itu, penetrasi pasar dan ekspansi bisnis akan dilakukan dengan penuh perhitungan dan prinsip kehati-hatian.

“Kami tetap optmistis pasar masih bisa tumbuh. Bisnis akan kami dorong dengan prinsip kehati-hatian dan memperhitungkan factor=factor resiko,” paparnya disela-sela acara CSR di Yogyakarta, Sabtu (22/12/2018).

Kwartal pertama 2019, PGN MAS akan lebih fokus untuk menyelesaikan proyek yang sudah berjalan. Termasuk diantaranya target menyelesaikan pembangunan perumahan dari PGN MAS di Bekasi dan meningkatkan penetrasi bisnis untuk jasa.

“Kami punya modal cukup untuk penetrasi dan menggarap pasar non grup. Dari 2017 ke 2018, korporat mampu membukukan kinerja bisnis dan laba yang jauh lebih baik,” jelas tanpa menyebut angka. Namun dia menegaskan, kontibusi terutama dari bisnis utama yakni di properti dan jasa.

Beberapa lokasi, kata Appie sudah dibidik PGN MAS sebagai proyek baru di 2019. Selain sisa lahan di Beranda Mas Bekasi, PGN MAS juga siap membuka kawasan baru.

“Ada beberapa inisiatif bisnis lain yang belum disampaikan. Kami masih menunggu persetujuan dari pemegang saham. Tapi bahwa di 2019 kami akan lebih agresif mengembangkan bisnis utama di properti dan jasa itu sudah pasti. Properti tentu bukan hanya perumahan ya. Ada perkantoran, hotel dan lain sebagainya. Target kami di 2019, sekitar 50 persen bisnisnya nanti dari non grup,” pungkasnya. (SM)



Minggu, 23 Des 2018, 14:34:41 WIB Oleh : Surya Mega 315 View
Sssst, Ada Lho Anak yang Mau Jadi Pengantar Jenazah
Minggu, 23 Des 2018, 14:34:41 WIB Oleh : Yvesta Putu Sastrosoendjojo 366 View
Selat Sunda Tsunami, Korban Terus Berjatuhan
Sabtu, 22 Des 2018, 14:34:41 WIB Oleh : Sari Wijaya 435 View
Ratusan Orang Ikuti Pengobatan Gratis

Tuliskan Komentar