Sabtu, 31 Jul 2021,


-media-berperan-penting-bantu-penanganan-pandemiMuztahidin menyerap informasi dari praktisi media, Jumat siang, di studio Ratih TV. (nanangwhartono/koranbernas.id)


Nanang W Hartono
Media Berperan Penting Bantu Penanganan Pandemi

SHARE

KORANBERNAS.ID, KEBUMEN -- Media massa berperan penting dalam mengomunikasikan penanganan Covid-19 ekpada publik. Media juga berperan melakukan sosialisasi tatanan kehidupan baru di masa pandemi.


Hal itu seperti diutarakan Muztahidin selaku Asisten Deputi Komunikasi Informasi dan Media Massa pada Kementerian Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Kemenko Polhukam), Jumat (18/6/2021) siang, di Kebumen. Kemenko Polhukam, menurut dia, turut melakukan pemantauan pelayanan informasi proses penanganan dan pemulihan Covid-19.


"Anggaran komunikasi dan kesehatan, tidak boleh ada refocusing,"  kata Muztahidin di hadapan praktisi media televisi, radio, media cetak dan siber. Keberhasilan penanganan harus terus dikomunikasikan, selain keberhasilan kesehatan. Media juga diminta tetap kritis, meskipun ada kolaborasi dengan pemerintah.

Muztahidin mengungkapkan, berkembangnya media sosial menjadi tantangan eksistensi media massa.


“Medsos hampir tanpa pengawasan, bahkan mengawasi diri sendiri saja tidak ada. Karena itu peran media massa, sebagai penjaga informasi yang benar harus terus berjuang, bersama sama dalam mengkomunikasikan tatanan kehidupan baru ditengah pandemi Covid-19,” katanya.

Praktisi media juga sempat menyampaikan sejumlah problem pada pertemuan tersebut. Mulai dari makin berkurangnya pendapatan hingga persaingan dengan media sosial untuk mendapatkan iklan. Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL) juga tak luput menghadapi masalah.

Dinas Komunikasi dan Informatika Kebumen, selaku pengelola RatihTV, seperti diungkapkan Kabid Informasi dan Komunikasi, Dewi Indri Astuti, menyebutkan ada kebijakan pimpinan, agenda kepala daerah, memperoleh prioritas publikasi. “Sehingga informasi yang berkaitan dengan penanganan Covid-19, seringkali tidak berasal dari sumber primer, karena durasi pemberitaan yang terbatas,” terangnya.

Praktisi media mengungkapkan, setelah ada refocusing (pemotongan) anggaran, tidak tersedia anggaran untuk publikasi di media masa yang dikelola Bidang Informasi Publik Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kebumen. Bidang ini hanya mengandalkan laman sub domain, kebumenkab.go.id. Meskipun demikian, media tetap berperan mencari dan menyebarluaskan penanganan Covid. (*)

 



SHARE



'

BERITA TERKAIT


Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tulis Komentar disini