atas1

Berbahaya, Bus Dilarang Naik Jalur Mangunan

Jumat, 24 Mei 2019 | 18:48:00 WIB, Dilihat 596 Kali - Oleh Sari Wijaya

SHARE


Berbahaya, Bus Dilarang Naik Jalur Mangunan Kepala Dinas Perhubungan Bantul, Aris  Suharyanta MM (kanan) menggelar jumpa pers di kantornya Kompleks Perkantoran Manding, Jumat (24/5/2019) siang. (sari wijaya/koranbernas.id)

Baca Juga : Ribuan Orang Ikuti Apel Kebangsaan di Solo


KORANBERNAS.ID --  Dinas Perhubungan Bantul melarang kendaraan ukuran besar atau bus menggunakan jalur wisata Mangunan utamanya yang menuju hutan pinus.

Ini karena jalur tersebut berbahaya serta belum mengalami pelebaran sebagaimana jalur antara hutan pinus ke bawah hingga wilayah Imogiri.

“Kami menyarankan bus atau angkutan besar agar jangan melintasi jalur wisata pinus. Karena  jalan belum ada pelebaran seperti yang jalur bawah,” kata Aris Suharyanta MM, Kepala Dinas Perhubungan Bantul.

Didampingi Agus Jaka Sunarya selaku Kabid Lalu lintas dalam jumpa pers di kantor  Dishub Kompleks Perkantoran Manding, Jumat (24/5/2019), dia menyampaikan bus besar agar melewati ruas  Pathuk Gunungkidul.

Jaka menambahkan pihaknya sudah melakukan komunikasi dengan BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Bantul agar memasang tanda untuk wilayah-wilayah rawan bencana, seperti longsor. Termasuk untuk yang berada di penggal-penggal jalan kawasan wisata.

“Kami juga akan menempatkan petugas yang membantu pemudik atau pengguna jalan yang bingung atau yang membutuhkan informasi,” katanya.

Diperkirakan arus kendaraan akan mencapai puncak pada H-3 hingga H-2 dengan kenaikan jumlah kendaraan 7 persen-10 persen baik roda atau   roda empat.

Puncak libur lebaran diperkirakan pada H+3 karena biasanya pada libur lebaran hari pertama dan kedua masih digunakan silaturahmi.

Sedangkan angkutan lebaran, menurut Jaka juga sudah dilakukan pemeriksaan. Hal ini untuk menjamin kendaraan laik jalan. “Semua kendaraan diperiksa dan semua pemilik armada sudah memastikan bahwa angkutan lebaran laik jalan,” katanya.  (sol)

 

Kesiapan Angkutan

 

Angkutan Kota Dalam Provinsi (AKDP)  : 91 armada

Angkutan Perbatasan                               : 76 armada

Angkuatan Pedesaan                                :  0 armada

Angkutan Cadangan                                 :  3 armada

 

Sumber: Dinas Perhubungan Bantul.



Selasa, 21 Mei 2019, 18:48:00 WIB Oleh : Redaktur 628 View
Ribuan Orang Ikuti Apel Kebangsaan di Solo
Selasa, 21 Mei 2019, 18:48:00 WIB Oleh : Redaktur 1933 View
Aparat Tidak Boleh Jadi Bagian dari Konflik
Selasa, 21 Mei 2019, 18:48:00 WIB Oleh : Redaktur 514 View
Saat Anggota TNI Bagikan Takjil Gratis

Tuliskan Komentar