banjir-kiriman-terjang-tembalang-dan-metesehBanjir menerjang wilayah Meteseh dan Tembalang Semarang. (B Maharani/koranbernas.id)


maharani

Banjir Kiriman Terjang Tembalang dan Meteseh

SHARE

KORANBERNAS.ID--Hujan deras yang menguyur Kota Semarang di musim hujan ini harus diwaspadai di berbagai tempat, terutama ancaman banjir.

Menyusul banjir yang terjadi beberapa saat di dua kelurahan, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang. Yaitu setelah sejumlah perumahan dan jalan utama di Tembalang tergenang air saat hujan deras mengguyur, Selasa (25/12/2018) sore.


Baca Lainnya :

Pantauan di lapangan, setidaknya ada dua wilayah kelurahan, yakni Kelurahan Bulusan dan Kelurahan Meteseh yang sempat tergenang air. Di Bulusan, Mapolsek Tembalang dan sekitarnya tertutup air setinggi mata kaki. Genangan di tempat ini karena buruknya sistem drainase.

Sedangkan di Meteseh, banjir sempat membuat warga Perumahan Puri Dinar Indah dan Perumahan Emerlad Asri kelabakan. Pasalnya kedalaman air tertinggi mencapai pinggang orang dewasa. Banjir di tempat ini lebih disebabkan luapan Sungai Pengkol.


Baca Lainnya :

Adapun wilayah yang mengalami kebanjiran antara lain Rw 6, 9, 20, 21, 22, 24, 26 dan 29. Banjir setinggi pinggang orang dewasa sekitar satu meter. Untuk.sementara korban banjir mengungisi ke dataran yang lebih tinggi di sekitar lokasi.

“Air datang sangat cepat, hanya bisa memindahkan barang-barang penting saja. Mobil sampai seperti tenggelam. Di rumah saya kedalaman air setinggi pintu mobil,” tutur Alexa, warga Dinar Indah.

Banjir seperti air bah juga menerjang Jalan Sigarbencah, sekitar SPBU Meteseh. Sejumlah kendaraan terpaksa ekstra hati-hati saat melintasi jalan yang menghubungkan Meteseh dengan Bulusan tersebut.

Banjir di Tembalang tersebut terjadi bersamaan dengan lebatnya hujan mulai pukul 14.30 WIB. Sebanyak delapan RW di Meteseh, termasuk Perumahan Puri Dinar Indah dan Emerald Asri, tergenang air.

Seiring hujan mereda, sekitar pukul 15.30 WIB, genangan air juga berangsur surut.

“Sudah surut usai hujan reda. Tidak ada warga yang mengungsi,” kata Kasi Ketentraman dan Ketertiban (Trantib) Kecamatan Tembalang, Agus Suryanto saat dihubungi.

Meski cepat surut namun pemerintahan dan stakeholder setempat tetap menyiapkan langkah-langkah antisipasi. Antisipasi kondisi tanggap darurat seperti tempat pengungsian, penyediaan logistik hingga penyiapan dapur umum siap digelar.

“Prinsipnya kami siap jika sewaktu-waktu ada kondisi tanggap darurat. Semoga saja itu tidak terjadi. Sampai saat ini masih bisa diantisipasi warga dan besok pagi kita akan melaksanakan kerja bakti bersama,” imbuh dia.

Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Semarang, Agus Harmunanto menyatakan banjir di Tembalang disebabkan air kiriman dari Ungaran.

“Banjir dikarenakan hujan deras kiriman air dari Ungaran dan Sigarbencah. Sehingga membuat Sungai Pengkol penuh dan aliran air di Sigarbencah dipenuhi sampah sehingga air meluap,” terangnya.

Agus menambahkan lokasi Perumahan Puri Dinar Indah dan Emerald Asri memang lebih rendah ketimbang wilayah lainnya. Sehingga ketika Sungai Pengkol tak mampu menampung, air meluber ke dua perumahan tersebut.

“Setelah Sungai Pengkol surut, air yang merendam perumahan itu juga ikut surut,” imbuhnya.(SM)

 


TAGS:

SHARE

BERITA TERKAIT

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tulis Komentar disini