atas1

Anggota DPRD Klaten akan Miliki Ruang Kerja Sendiri

Senin, 27 Mei 2019 | 22:02:37 WIB, Dilihat 353 Kali - Oleh Masal Gurusinga

SHARE


Anggota DPRD Klaten akan Miliki Ruang Kerja Sendiri Gedung Sekretariat DPRD Kabupaten Klaten II yang strukturnya dibangun tahun 2018. Tahun ini pembangunan dilanjutkan. (masal gurusinga/koranbernas.id)

Baca Juga : Warga Gagal Belanja Gara-gara BPNT Belum Cair


KORANBERNAS.ID -- Sejumlah 50 anggota DPRD Kabupaten Klaten, masing-masing akan memiliki ruangan tersendiri menyusul dibangunnya ruang kerja bagi para wakil rakyat. Pekerjaan itu targetnya selesai akhir tahun ini sehingga bisa ditempati pada 2020.

Sekretaris DPRD Kabupaten Klaten Edy Hartanta mengatakan bangunan berlantai empat berada di belakang Sekretariat DPRD Jalan Pemuda Selatan itu telah diawali pada 2018 dan dilanjutkan tahun ini.

“Tahun ini dilanjutkan pembangunannya. Semuanya empat lantai dan setiap anggota dewan akan punya ruangan. Besok kerjanya di ruangan dan tidak di rumah. Jadi besok kalau ada yang ngomong tidak dapat materi, tidak mungkin," kata Edy Hartanta, Senin (27/5/2019).

Mantan Asisten Sekda itu menambahkan fasilitas yang nantinya ada di ruangan setiap anggota DPRD meliputi kursi dan meja.

Anggota DPRD Kabupaten Klaten terpilih periode 2019-2024 menurut rencana dilantik 13 Agustus mendatang. Masa kerja anggota DPRD periode 2014-2019 berakhir 13 Agustus 2019.

Namun kata Edy Hartanta, pihaknya masih menunggu keputusan dari KPUD Klaten.

Komposisi anggota DPRD Kabupaten Klaten terpilih hasil Pileg 2019 yakni PDI Perjuangan 19 kursi, Partai Golkar 7 kursi, Gerindra 5 kursi, PKS 5 kursi,  PAN 4 kursi, PKB 4 kursi, Demokrat 3 kursi, Partai Persatuan Pembangunan 2 kursi dan Nasdem 1 kursi.

Di tempat terpisah, Kepala Bidang Kawasan Permukiman Dinas Perwaskim Kabupaten Klaten, Agus Pancaji Sukarno menjelaskan pembangunan gedung Setwan II tahap dua akan dilanjutkan tahun ini dengan anggaran Rp 7,49 Miliar.

"Saat ini sedang proses lelang. Harapannya proses berjalan lancar karena waktu kami lima bulan," ujar Agus Pancaji.

Pembangunan tahap pertama tahun 2018 dengan anggaran Rp 5,26 miliar hanya struktur saja. (sol)



Senin, 27 Mei 2019, 22:02:37 WIB Oleh : Sari Wijaya 427 View
Warga Gagal Belanja Gara-gara BPNT Belum Cair
Senin, 27 Mei 2019, 22:02:37 WIB Oleh : Sholihul Hadi 323 View
GK Ladies Syukuran Bersama Anak Panti Asuhan
Senin, 27 Mei 2019, 22:02:37 WIB Oleh : Sari Wijaya 273 View
Hidup Tak Sekadar Cari Uang

Tuliskan Komentar