atas1

Anak Petani Lulusan Terbaik Diktama TNI AD

Minggu, 14 Apr 2019 | 22:16:09 WIB, Dilihat 706 Kali - Oleh Redaktur

SHARE


Anak Petani Lulusan Terbaik Diktama TNI AD Penutupan Diktama TNI AD Gelombang II TA 2018 di lapangan Chandradimuka Secata Rindam IV/Diponegoro, Gombong, Sabtu (13/4/2019). (istimewa)

Baca Juga : Menanti Kejujuran Pemilik Pangkalan Gas Melon


KORANBERNAS.ID – Prada Khoirul Umam, anak petani asal Demak Jawa Tengah menjadi lulusan terbaik Pendidikan Pertama Tamtama (Diktama) TNI AD Gelombang II TA 2018.

Dia berhak atas piagam dan medali. Sedangkan peringkat II diraih Febbyan Yogie P, anak pedagang dari Sukoharjo dan peringkat III diraih Muhammad Daffa I dari Sleman, orang tuanya berprofesi wiraswata.

Ketiganya merupakan bagian dari 359 Calon Prajurit Tamtama TNI AD yang secara resmi dilantik menjadi Prajurit Dua oleh Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Mochamad Effendi SE MM pada Upacara Penutupan Pendidikan Pertama Tamtama TNI AD Gelombang II TA 2018 yang berlangsung di lapangan Chandradimuka Secata Rindam IV/Diponegoro, Gombong, Sabtu (13/4/2019).

Ini membuktikan setiap warga negara memiliki hak yang sama tanpa dibedakan status maupun suatu golongan. Mereka yang terpilih dan berlatih sungguh-sungguh mendapatkan posisi yang terhormat.

Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Mochamad Effendi SE MM menyampaikan, dengan selesainya pendidikan ini bukan berarti perjuangan sudah selesai, tetapi justru perjalanan karier sebagai prajurit TNI baru dimulai.

Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Mochamad Effendi SE MM. (istimewa)

Para Prajurit Dua yang dilantik sudah diberikan pembekalan materi tentang dasar keprajuritan.  Itulah bekal awal dalam pengabdian untuk menanamkan rasa bangga terhadap korps TNI AD, agar mampu melaksanakan tugas dengan baik di satuan masing-masing.

"Kalian harus menampilkan sikap dan perilaku yang mencerminkan pribadi seorang prajurit sejati, prajurit yang disiplin, loyal, militan, profesional, mencintai dan dicintai rakyat," tegas Mayjen TNI Mochamad Effendi.

Tak hanya itu, para prajurit juga harus menanamkan jiwa pengabdian yang senantiasa dilandasi oleh Sumpah Prajurit, Sapta Marga dan Delapan Wajib TNI.

Penghargaan untuk Lulusan terbaik Diktama TNI AD Gelombang II TA 2018. (istimewa)

Berbagai ilmu dan pelatihan yang telah diajarkan selama pendidikan pertama ini merupakan tahap dasar. “Kalian masih perlu menerima pembekalan yang bersifat lanjutan. Setelah pendidikan ini kalian akan mengikuti pendidikan kejuruan sesuai dengan kecabangan masing-masing,” jalas Pangdam.

Sebelum mengikuti pendidikan kejuruan, para prajurit mendapatkan cuti pendidikan. “Jaga kehormatan,  keselamatan dan keamanan diri dengan baik. Hindari tindakan yang dapat merusak citra dan nama baik TNI AD selama cuti,” pesan Pangdam.

Pangdam juga mengingatkan hal yang tidak kalah penting, yaitu  saat ini sedang berlangsung pesta demokrasi Pilleg dan Pilpres 2019. Para prajurit yang baru saja dilantik harus menjaga netralitas selama cuti.

"Jangan coba-coba terlibat dalam kegiatan politik praktis sekecil apapun," tegasnya.

Ucapan selamat dari  Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Mochamad Effendi SE MM. (istimewa)

Untuk mempersiapkan pendidikan selanjutnya, Pangdam berpesan agar para prajurit jangan lengah, tetap mempersiapkan fisik dan mental serta kesehatan masing-masing.

"Kembangkan ilmu yang kalian peroleh agar kelak dapat menjadi prajurit profesional dan andal menghadapi tuntutan tugas di masa mendatang," jelas Pangdam.

Upacara Penutupan Dikmata TNI AD Gelombang II TA. 2018 ini dihadiri para pejabat jajaran Kodam IV/Diponegoro, bupati beserta unsur Forkopimda Kabupaten Kebumen, Ketua beserta segenap Pengurus Persit Kartika Chandra Kirana PD IV/Diponegoro. (sol)



Minggu, 14 Apr 2019, 22:16:09 WIB Oleh : Masal Gurusinga 619 View
Menanti Kejujuran Pemilik Pangkalan Gas Melon
Minggu, 14 Apr 2019, 22:16:09 WIB Oleh : Arie Giyarto 1857 View
Suhu Sangat Dingin, WNI Antre di Jalan Saat Coblosan di London
Minggu, 14 Apr 2019, 22:16:09 WIB Oleh : Arie Giyarto 437 View
Ada 45 Ribu Pemilih Pindah Coblos ke DIY

Tuliskan Komentar