akibat-pandemi-corona-pembahasan-raperda-tersendatGedung DPRD Gunungkidul. (istimewa)


St Aryono

Akibat Pandemi Corona, Pembahasan Raperda Tersendat

SHARE

KORANBERNAS.ID, GUNUNGKIDUL – Karena terganjal pandemi Corona, rencana penetapan beberapa rancangan peraturan daerah (raperda) di Gunungkidul, tersendat. Pada tahun 2020 ini, awalnya DPRD merencanakan membahas 15 raperda, namun hingga kini baru 3 raperda yang dibahas.


Baca Lainnya :

 

“Sisa empat bulan di tahun 2020 ini kami upayakan untuk membahas sisanya sebanyak 12 raperda. Meski berat, namun tetap akan diupayakan,” kata Sutrisno, Kepala Bagian Risalah dan Perundang-Undangan, Sekretariat DPRD Gunungkidul, Selasa (4/8/2020).


Baca Lainnya :

 

Sebanyak 3 raperda yang telah dibahas oleh DPRD bersama Pemkab berkaitan dengan raperda lurah, penyelenggaraan pendidikan, dan Perubahahan Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Daerah. “Tiga raperda ini sudah selesai dibahas dan telah diajukan ke gubernur DIY. Pemkab menunggu hasil koreksi dan persetujuan gubernur. Jika nantinya tidak ada koreksi dan perbaikan, maka akan segera disahkan menjadi perda,” tambahnya.

 

Menurutnya, pembahasan raperda ini sempat vakum karena adanya pandemi Corona, dan dilanjutkan sesuai dengan prosedur yang ada. “Rencananya Rabu besok dewan akan kembali melakukan pembahasan raperda lain. Mulai dari penanaman modal, pengelolaan sampah dan Kabupaten Layak Anak (KLA),” ujarnya. (eru)



SHARE

BERITA TERKAIT

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tulis Komentar disini