Rabu, 16 Jun 2021,


akhirnya-sido-muncul-meraih-proper-emas-dari-klhkPenghargaan Proper Emas untuk PT Sido Muncul Tbk. (istimewa)


Siaran Pers
Akhirnya, Sido Muncul Meraih Proper Emas dari KLHK

SHARE

KORANBERNAS.ID, JAKARTA—Empat tahun berturut-turut menerima Proper Hijau, PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk, akhirnya menerima Proper Emas tahun ini. Penyerahan penghargaan dilakukan oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI, Siti Nurbaya dan diterima Plan Manager Sido Muncul, Hadi Hartoyo di Jakarta, Senin (14/12/2020).


Dalam rilisnya ke koranbernas.id, pihak Sido Muncul mengungkapkan, Proper Emas ini merupakan penghargaan yang baru pertama kali diraih oleh perusahaan ini. Proper sendiri merupakan singkatan dari Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan.


Proper merupakan program tahunan yang diselenggarakan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI, dengan tujuan mendorong industri agar dapat meningkatkan kinerja pengelolaan lingkungan, juga menekankan ketaatan terhadap peraturan lingkungan hidup.

“Penghargaan ini merupakan pengakuan sekaligus buah dari komitmen kami untuk menjaga kelestarian lingkungan,” kata Direktur Sido Muncul, Irwan Hidayat, Rabu (16/12/2020).


Irwan mengatakan, Sido Muncul akan terus berupaya menjaga kelestarian lingkungan, khususnya di kawasan Pabrik Sido Muncul di Semarang, Jawa Tengah. Salah satunya dengan menumbuhkan kesadaran untuk melindungi lingkungan sekitar.


“Bagi kami, menjaga bisnis itu sama halnya dengan menjaga lingkungan. Kalau bisnisnya sukses, maka lingkungan juga harus sukses. Sebuah perusahaan dapat dikatakan sukses, apabila ia bisa sukses dalam menjaga lingkungan sekitar,” tambah Irwan.


Sebelumnya, Sido Muncul telah menerima menerima Proper Hijau selama empat tahun sejak 2016. Proper Emas yang diterima tahun 2020 ini, menjadi puncak pengakuan terhadap program-program pelestarian lingkungan yang telah dilakukan perusahaan. Baik program internal yang berfokus pada upaya efisiensi penggunaan energi maupun pemanfaatan teknologi untuk menekan pencemaran lingkungan.

Juga program eksternal perusahaan, yang mengarah pada upaya membangun kesadaran bersama untuk menjaga kelestarian lingkungan.

“Kami berupaya membangun kesadaran untuk pelestarian lingkungan melalui banyak cara. Misalnya melalui Lembaga Konservasi Agrowisata Sido Muncul dengan koleksi dan pelestarian tanaman obat sejumlah 268 jenis tanaman dan 52 jenis satwa. Juga melalui konservasi ex situ untuk tanaman obat tribulus, kayu ules, cabe jawa, kapulaga,” kata Irwan.

Selain itu, Sido Muncul juga terus mendorong kegiatan corporate social responsibility (CSR). Kegiatan ini menyasar sejumlah desa di sekitar kawasan pabrik di Semarang. Adapun kegiatannya, antara lain berupa produksi makanan olahan, pengelolaan kawasan wisata dan kelompok tani dengan sejumlah komoditas unggulan.

“Perusahaan juga menggelar program di Kecamatan Nguter, Polokarto, Tawangsari, dan Sukoharjo Kab. Sukoharjo dengan sasaran petani melalui Desa Inspirasi Padi (DIPA),” lanjut Irwan. (*)



SHARE


'

BERITA TERKAIT


Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tulis Komentar disini