ada-destinasi-wisata-baru-di-menorehBisma Jatmika, Direktur Industri Pariwisata, Kelembagaan Kepariwisataan BOB (kanan) menyampaikan paparan terkait destinasi Perbukitan Menoreh i Kantor Otoritas BOB, Kamis (6/12/2018).(yvesta putu sastrosoendjojo/koranbernas.id)


yvesta

Ada Destinasi Wisata Baru di Menoreh


SHARE

KORANBERNAS.ID -- Kabar baru bagi penyuka traveling. Badan Otoritas Borobudur (BOB) tengah menyiapkan destinasi wisata di Perbukitan Menoreh.

Dibawah Kementerian Pariwisata, destinasi wisata alam yang menghubungkan tiga kabupaten sekaligus seperti Kulonprogo, Magelang dan Purworejo tersebut ditargetkan akan selesai 2020 mendatang. Saat ini BOB tengah membangun berbagai infrastruktur di lahan seluas 309 hektar.


Baca Lainnya :

"Destinasi wisata sebagai pilot project ini akan dikembangkan di joglosemar dengan konsep culture and adventure eco tourism. Saat ini kami baru menyelesaikan masalah amdal. Diperkirakan dua sampai tiga tahun kedepan sudah selesai dan bisa dibuka untuk umum," ungkap Bisma Jatmika, Direktur Industri Pariwisata, Kelembagaan Kepariwisataan BOB di Kantor Otoritas BOB, Kamis (6/12/2018).

Menurut Bisma, konsep destinasi tersebut laiknya Nusa Dua Bali dan Mandalika. Tidak menjual landscape pantai, konsep kawasan tersebut nantinya alam perbukitan. Kawasan tersebut nantinya diharapkan menjadi destinasi unggulan di Jawa Tengah dan DIY.


Baca Lainnya :

Sebab memiliki fasilitas lengkap yang mampu menarik wisatawan mancanegara dan wisatawan domestik khususnya kelas menengah ke atas. Dengan demikian bisa meningkatkan angka kunjungan wisatawan ke Jawa Tengah dan DIY hingga 2 juta wisatawan sesuai dengan target dibentuknya BOB pada 2017 lalu tersebut.

Pemerintah menginvestasikan pembangunan destinasi tersebut hingga RP 1,5 Triliun. Untuk tahap pertama pembangunan pada awal 2019 mendatang, dana sebesar Rp 200-300 Miliar siap digelontorkan.

"Kami mengundang para investor yang tertarik untuk menanamkan modalnya di kawasan tersebut," ungkapnya.

Sementara Direktur Keuangan, Umum dan Komunikasi Publik BOB, Sigit Widianto menjelaskan, destinasi wisata baru tersebut dibangun di lahan hutan pinus yang saat ini masih dikelola Perum Perhutani.

 Kawasan destinasi dikembangkan dengan konsep Glamorous Camping, Eco Resort, Fine Dinning Restaurant dan MICE yang mengedepankan Culture and Adventure Eco Tourism.

"Destinasi baru ini juga disiapkan guna menyambut beroperasinya bandara baru, New Yogyakarta International Airport yang rencananya selesai dan beroperasi tahun 2019," jelasnya.

Sigit menambahkan, kawasan Menoreh sangat strategis dijadikan destinasi wisata karena berada di perbatasan tiga kabupaten. Jarak tempuh dari bandara baru pun sekitar 1-1,5 jam perjalanan darat.

Saat ini tanah seluas 309 hektar masih dikuasai oleh Perhutani. Namun ke depan lahan seluas 50 hektare dari tanah tersebut akan beralih alas haknya menjadi Hak Pengelolaan Lahan yang dikuasai oleh BOB.

"Sisanya seluas 259 hektare dikerjasamakan antara kedua belah pihak," imbuhnya.(yve)


TAGS:

SHARE
'

BERITA TERKAIT

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tulis Komentar disini