atas1

700 Pebulutangkis DIY Ramaikan Daihatsu ASTEC Open 2019

Senin, 12 Agu 2019 | 20:45:48 WIB, Dilihat 574 Kali
Penulis : warjono
Redaktur

SHARE


700 Pebulutangkis DIY Ramaikan Daihatsu ASTEC Open 2019 Hendriyadi, Susy Susanti, Alan Budikusuma, Suhartono, Rudi Ardiman dan Refa Hayudi saat acara launching Daihatsu ASTEC Open 2019, Senin (12/8/2019). (Warjono/koranbernas.id)

Baca Juga : Pakai Jas dan Dasi, Anggota Dewan Naik Traktor ke Acara Pelantikan


KORANBERNAS.ID—Mengulang sukses Daihatsu ASTEC Open tahun lalu, Daihatsu bekerjasama dengan Alan & Susy Technology (ASTEC) menyelenggarakan turnamen bulutangkis untuk keempat kalinya sejak tahun 2016 lalu, yaitu Daihatsu ASTEC Open 2019.

Turnamen Daihatsu Astec Open 2019 menjadi istimewa karena peningkatan level turnamen menjadi tingkat internasional, yakni Badminton Asia Confederation (BAC) di 5 Kota, dan Sirkuit Nasional B di 2 kota.

Turnamen ini hadir dan siap menantang atlet bulutangkis di Yogyakarta yang merupakan destinasi ke empat. Event bertaraf internasional ini berlangsung 19 – 25 Agustus 2019 di GOR UGM.

“Kami mengapresiasi tingginya animo masyarakat Yogyakarta terhadap olahraga bulutangkis. Makanya, level turnamen ini kami naikkan di Yogyakarta,” kata Marketing & CR Division Head PT Astra International Daihatsu Sales Operation Hendrayadi Lastiyoso, Senin (12/8/2019).

Selain Yogyakarta, turnamen yang telah terdaftar dalam agenda Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) ini berlangsung di 6 kota besar lainnya, Maret – November 2019. Sebelum di Yogyakartam event serupa digelar di Medan, Bandung dan Balikpapan. Setelah Yogyakarta, event berlanjut di Makassar 10-14 September 2019, Surabaya 14-19 Oktober 2019 dan Jakarta 4-9 November 2019.

Hendriyadi mengakui besarnya animo masyarakat terhadap turnamen ini. Di Yogyakarta, target peserta hanya 700 orang. Tapi jumlah yang mendaftarlebih dari 1.400 orang. Hal yang sama terjadi di Bandung.

“Kami terpaksa menolah. Sebab kami patuh dengan aturan mengenai jumlah peserta,” katanya.

Terkait penurunan jumlah kota yang disinggahi dari 11 menjadi 7 kota, Hendra mengatakan hal itu tak lepas dari keinginan panitia untuk meningkatkan kualitas turnamen. Bukan hanya jumlah kotanya yang berkurang, jumlah peserta juga semakin dibatasi untuk meningkatkan kualitas.

“Banyak kota yang meminta dan menanyakan. Tapi kami terpaksa tidak bisa penuhi. Kami fokus pada peningkatan kualitas turnamen. Kami ingin semaksimal mungkin berkontribusi pada lahirnya atlet-atlet berkualitas masa depan,” tandasnya.

Susy Susanti mengatakan, turnamen ini bukan hanya menjadi ajang bagi para atlet terutama di Yogyakarta, untuk menimba pengalaman. Para atlet muda yang berlaga di turnamen ini, selain dapat memperbesar peluang masuk seleksi Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas), juga mendapat peluang meraih score atau poin resmi lebih tinggi yang terdaftar dan diakui oleh Badminton World Federation (BWF), federasi bulu tangkis tingkat dunia.

Turnamen Daihatsu ASTEC Open 2019 dibagi menjadi beberapa kategori berdasarkan umur. Dimulai dari U-13, U-15, U-17, U-19, Dewasa dan Veteran.

“Selain menggelar pertandingan, turnamen ini juga mengadakan Coaching Clinic. Kami akan hadir langsung dalam coaching,” kata Susy.

Ketua Pengprov PBSI DIY, Suhartono, menyambut baik digelarnya Daihatsu ASTEC Open 2019. Turnamen ini, katanya, akan menjadi ajang penting bagi atlet-atlet muda Yogyakarta untuk menguji kemampuan dan menimba pengalaman. (SM)



Senin, 12 Agu 2019, 20:45:48 WIB Oleh : Nila Jalasutra 781 View
Pakai Jas dan Dasi, Anggota Dewan Naik Traktor ke Acara Pelantikan
Senin, 12 Agu 2019, 20:45:48 WIB Oleh : Nila Jalasutra 1691 View
Senyum Cerah 50 Anggota DPRD Sleman Usai Diambil Sumpah
Senin, 12 Agu 2019, 20:45:48 WIB Oleh : Sari Wijaya 479 View
Aturan Beda, Sedikit Tamu yang Diundang

Tuliskan Komentar