Waaster Kasad Tinjau Rehab Rumah Tidak Layak Huni

Waaster Kasad Tinjau Rehab Rumah Tidak Layak Huni

KORANBERNAS.ID, PEMALANG – Wakil AsistenTeritorial Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Waaster Kasad), Brigjen TNI Jimmy Ramoz Manalu, meninjau dan sekaligus melaksanakan kegiatan Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) pelaksanaan kegiatan rehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di wilayah Kodim 0711/Pemalang, Rabu (23/9/2020).

Rehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) itu merupakan program Kepala Staf TNI AD (Kasad) dalam rangka memperingati Hari Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia Ke-75.

Acara tersebut juga dihadiri Danrem 071/Wijayakusuma, Kolonel Inf Dwi Lagan Safrudin, Waaster Kasdam IV/Diponegoro Letkol Inf Henry Napitupulu, dan Forkopimda Kabupaten Pemalang. Sedangkan Dandim 0711/Pemalang, Letkol Inf Irvan Christian Tarigan, melaporkan pelaksanaan kegiatan rehab RTLH di wilayahnya.

Brigjen TNI Jimmy Ramoz Manalu, dalam sambutannya mengatakan kegiatan yang dilaksanakan tersebut merupakan program dari Kepala Staf TNI AD dalam rangka memperingati Hari Proklamasi Kemerdekaan RI Ke-75 sebagai wahana untuk membantu khususnya para pejuang Veteran Kemerdekaan RI serta para Warakawuri mempunyai rumah layak huni.

Dikatakan Jenderal bintang satu ini, kegiatan selain untuk memperingati Hari Kemerdekaan, juga sebagai wahana menstimulus dalam hal ini pemerintah daerah dan segenap elemen bangsa lainnya untuk dapat membantu masyarakat yang terbilang tidak mampu memiliki rumah yang layak huni. Juga sebagai sarana menggugah dan menyemangati kegotongroyongan masyarakat.

Sementara itu dalam jumpa persnya saat meninjau RTLH yang sudah rampung dan sudah ditempati kembali oleh ibu Tuminah (57), warga Jalan Tanjunganom RT. 001 RW. 003 Desa Klareyan, Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang, Waaster Kasad menyampaikan kunjungannya beserta rombongan ke tempat RTLH tersebut dalam rangka melaksanakan pengawasan dan evaluasi (Wasev) atas pelaksanaan kegiatan RTLH program Kasad, dimana aktualisasinya TNI AD sudah memberikan suatu dana atau stimulus kepada satuan-satuan TNI AD mulai dari jajaran Korem dan disalurkan sampai tingkat Kodim yang wujudnya pelaksanaan RTLH. Salah satunya di wilayah Korem 071/Wijayakusuma di Kodim 0711/Pemalang.

"Semua dilaksanakan serentak di 15 Kodam jajaran TNI AD dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-75," ungkapnya.

"Di tiap Kodam ada sasaran, satu Korem satu sasaran. Tiap-tiap Korem mempunyai otorisasi untuk menunjuk lokasinya di mana. Dan setelah dikoordinasikan dengan Forkopimda khususnya di Pemalang ini, saya lihat secara riil kegiatannya sangat luar biasa," lanjutnya.

"Ini bukti kegotongroyongan masyarakat yang memang menjadi ukuran atau andalan kami, bahwa dengan dana 20 juta bisa membangkitkan emosi gotong royong kepada masyarakatnya, khususnya di Desa Klayeran ini yang salah satunya di rumah ibu Tuminah," terangnya.

Dijelaskannya bahwa  ibu Tuminah berlatar belakang Warakawuri dan telah memenuhi kriteria atau aspek RTLH yakni kenyamanan, keselamatan, kesehatan dan keamanan. "Dari 4 aspek/kriteria mudah-mudahan bisa terakomodir. Dan setelah kami cek di lapangan, semua memenuhi kriteria tersebut," ungkapnya.

Waaster Kasad juga menyampaikan apresiasinya atas terlaksananya kegiatan. "Kami sangat berterima kasih kepada Danrem, Dandim beserta jajaran TNI dan Polri serta Forkopimda Pemalang, ternyata apa yang kita inginkan bisa terwujudkan," ucapnya.

Disamping itu, Waaster Kasad juga berpesan kepada segenap masyarakat, bahwa dengan adanya pandemi Covid 19 yang belum berakhir, hingga kini TNI AD masih terus berusaha dan berupaya mencari solusi terbaik agar pandemi ini cepat berakhir, dengan terus mencoba mengkolaborasikan Unair, BIN dan sebagainya untuk mendapatkan obat yang hingga saat ini belum ada kepastian dari pihak BPOM.

"Mudah-mudahan dalam waktu dekat sudah ada terobosan-terobosan terkait dengan bagaimana mengatasi pandemi Corona saat ini. Karenanya, kami berharap segenap masyarakat khususnya warga Klareyan ini untuk bersama-sama membantu TNI, Polri, Pemda dan komponen lainnya untuk melaksanakan dan menerapkan protokol kesehatan yang salah satunya menggunakan masker," imbaunya. (*)