pemancing-yang-tergulung-ombak-di-pantai-wediombo-akhirnya-ditemukan-meninggal-duniaTim SAR gabungan mengevakuasi jenasah pemancing yang tergulung ombak di Pantai Wediombo, Gunungkidul, Jumat (14/8/2020). (sutaryono/koranbernas.id)


St Aryono

Pemancing yang Tergulung Ombak di Pantai Wediombo Akhirnya Ditemukan Meninggal Dunia

SHARE

KORANBERNAS.ID, GUNUNGKIDUL -- Setelah dilakukan pencarian selama 3 hari, akhirnya tim SAR gabungan berhasil menemukan Subardi (38), warga Pedukuhan Nglipar Lor, Kalurahan Nglipar, Kapanewon Nglipar, Gunungkidul. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, 1 km sebelah barat lokasi mancing di kawasan Pantai Wediombo Kalurahan Jepitu, Kapanewon Girisubo, Gunungkidul, Jumat (14/8/2020).

"Sudah diketemukan pukul 07.10 WIB dan dapat dievakuasi pukul 07.20 WIB," kata Sunu Handoko Bayu Sagara, Koordinator SAR Satlinmas Wilayah I Gunungkidul, Jumat (14/8/2020).


Baca Lainnya :

Dengan ditemukannya korban, menurutnya, saat ini pihaknya sedang berkoordinasi dengan pihak terkait untuk pemulangan jenasah.

Pencarian pemancing selama tiga hari ini melibatkan tim SAR gabungan meliputi SAR Satlinmas, AL Pos Sadeng, Koramil Rongkop, Polair Sadeng, Polsek Girisubo, Basarnas Yogyakarta, Pol PP, dan unsur SAR lainnya.


Baca Lainnya :

Dalam melakukan pencarian, menurut Sunu, dibagi 3 regu. Regu 1 melakukan penyisiran pinggir pantai dan tebing ke arah barat hingga pantai Watu Lumbung. Regu 2 penyisiran pantai ke selatan menuju TKP, dan regu 3 memantau dari Tebing Manjung ke timur hingga Pantai Jungwok.

"Untuk pencarian yang melalui laut, penyisiran menggunakan 1 kapal jukung. Radius diperluas, ke barat dan timurnya," ucap Sunu.

Jenasah ditemukan oleh regu 1 yang melakukan penyisiran darat. Tim melihat benda mencurigakan di depan batu, selanjutnya menghubungi tim kapal supaya mendekat, memastikan benda tersebut. Akhirnya diketahui benda mengapung adalah korban pemancing yang tergulung ombak Rabu (12/8/2020) lalu.

Sebagaimana diketahui, Subardi datang ke Pantai Wediombo bersama isterinya Ika Lia (28) dan anaknya yang masih balita, Rabu (12/8/2020) sekitar pukul 06.30 WIB. Ketika isteri dan anaknya menikmati keindahan pantai. Korban pamit pada isterinya untuk memancing, karena alat mancing juga sudah dibawa sejak dari rumah.

Saat memancing, posisi korban di atas batu membelakangi gelombang. Sehingga korban tidak menyadari ketika ada gelombang besar dari arah belakang. Seketika korban tergulung ombak dan terseret kelaut, akhirnya tenggelam. (eru)



SHARE

BERITA TERKAIT

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tulis Komentar disini