ditemukan-18-kasus-cacing-hati-pada-hewan-kurban-di-gunungkidulPemotongan hewan kurban yang dilaksanakan warga Gading, Kapanewon Playen, Gunungkidul, Jumat (31/7/2020) lalu. (sutaryono/koranbernas.id)


St Aryono

Ditemukan 18 Kasus Cacing Hati pada Hewan Kurban di Gunungkidul

SHARE

KORANBERNAS.ID, GUNUNGKIDUL -- Berdasar hasil ceking ke berbagai tempat penyembelihan hewan kurban, ternyata di Gunungkidul masih banyak hewan kurban yang terjangkit cacing hati.


Baca Lainnya :

 

Menurut Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Pemkab Gunungkidul, Bambang Wisnu Broto, Minggu (2/8/2020), dari ribuan hewan kurban yang disembelih, tercatat ada 18 kasus cacing hati ringan.


Baca Lainnya :

 

Berdasarkan data sementara, hingga hari ini hewan kurban sapi ada 2.445 ekor, kambing 9.714 ekor, dan domba 246 ekor. Hewan kurban ini disembelih di 1,424 lokasi penyembelihan di 18 kapanewonan, sesuai dengan rekomendasi yang telah diberikan.

 

"Dilihat jumlah hewan kurban tahun ini mengalami penurunan. Karena tahun 2019 lalu ada 3.446 sapi yang disembelih," kata Bambang.

 

Dalam pelaksanaan penyembelihan hewan kurban ini, diakui pihaknya menerjunkan 250 orang pemantau dalam upaya pelaksanaan pemenuhan protokol kesehatan, diantaranya menghidari kerumunan banyak orang, memakai masker, dan menjaga jarak, serta sering mencuci tangan dengan air mengalir dan sabun. 

 

Menurutnya, jumlah Tempat Pemotongan Hewan (TPH) di Gunungkidul hanya 20 buah. Namun karena berbagai masalah, di antaranya kurangnya tenaga, maka tidak semua TPH melakukan pemotongan hewan. Untuk melihat kesiapan TPH tersebut, diakui pihaknya sudah melakukan ceking.

 

“Kami memperhatikan beberapa aspek di TPH, meliputi tempat antrian ternak, tempat potong ternak, pembuangan limbah potong ternak, tempat pembersihan daging dan lain lain,” ujarnya.

 

Wakil Bupati Gunungkidul, Immawan Wahyudi, mengatakan berdasarkan pengamatan beberapa titik lokasi penyembelihan hewan kurban, masyarakat tetap mempertahankan protokol kesehatan. "Kesadaran masyarakat sudah mulai bagus dalam menerapkan protokol kesehatan. Ini yang membanggakan kami," ujarnya. (eru)



SHARE

BERITA TERKAIT

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tulis Komentar disini